Industri China Tertekan Tarif AS, Gerus Laba hingga Picu PHK Massal
Senin, 21 Juli 2025 - 10:06 WIB
loading...
A
A
A
Analisis Bloomberg menemukan hampir separuh sektor industri China mengandalkan pasar luar negeri untuk menyerap setidaknya 10 persen produksinya, dengan Amerika Serikat tetap menjadi mitra dagang tunggal terbesar China. Tarif tinggi yang berkelanjutan berpotensi mendorong perusahaan-perusahaan di AS untuk mencari sumber barang dari negara lain dalam jangka panjang.
Baca Juga: NATO Ancam Rebut Wilayah Kaliningrad Secara Kilat, Rusia Siap Gunakan Senjata Nuklir
Meski demikian, beberapa faktor dapat meredam dampak negatif terhadap industri China, termasuk ekspor ke negara lain yang tidak terkena tarif serupa dan penyerapan produk oleh permintaan domestik. Selain itu, beberapa sektor telah menguasai pasar global sehingga sulit bagi perusahaan AS untuk menemukan barang pengganti.
Pemerintah China juga berpotensi memberikan dukungan fiskal tambahan untuk mendukung sektor industri, yang diharapkan dapat membantu mengurangi dampak dari tarif yang tinggi dan menjaga stabilitas ekonomi.
Baca Juga: NATO Ancam Rebut Wilayah Kaliningrad Secara Kilat, Rusia Siap Gunakan Senjata Nuklir
Meski demikian, beberapa faktor dapat meredam dampak negatif terhadap industri China, termasuk ekspor ke negara lain yang tidak terkena tarif serupa dan penyerapan produk oleh permintaan domestik. Selain itu, beberapa sektor telah menguasai pasar global sehingga sulit bagi perusahaan AS untuk menemukan barang pengganti.
Pemerintah China juga berpotensi memberikan dukungan fiskal tambahan untuk mendukung sektor industri, yang diharapkan dapat membantu mengurangi dampak dari tarif yang tinggi dan menjaga stabilitas ekonomi.
(nng)
Lihat Juga :