DBS Treasures Private Client Rangkul Nasabah dan Penerus

Kamis, 24 Juli 2025 - 13:12 WIB
loading...
DBS Treasures Private...
Bank DBS Indonesia melalui private banking DBS Treasures Private Client hadir sebagai mitra tepercaya lintas generasi yang mendukung generasi pertama dan generasi penerus agar tangguh perluas ekspansi berkelanjutan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Populasi high-net-worth-individuals (HNWI) di Indonesia terus meningkat berdasarkan data dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), yaitu jumlah rekening dengan simpanan di atas Rp5 miliar pada Mei 2025 naik 3,56% dibandingkan dengan Mei 2024, dengan nominal simpanan naik 4,38%. Kekayaan tersebut akan beralih dari generasi pendiri ke generasi berikutnya, yang tidak hanya menuntut kesiapan finansial, tetapi juga kesiapan wawasan dan visi jangka panjang.

Menjawab tantangan ini, Bank DBS Indonesia melalui private banking DBS Treasures Private Client hadir sebagai mitra tepercaya lintas generasi yang mendukung generasi pertama dan generasi penerus agar tangguh perluas ekspansi berkelanjutan.

Hasil PwC’s Global NextGen Survey 2024 mencatat bahwa generasi penerus kini semakin menyadari perlunya transformasi dalam tata kelola dan arah strategis bisnis keluarga. Mereka ingin membawa praktik manajemen yang lebih profesional dan modern, mendorong diversifikasi produk dan layanan, serta membuka peluang ekspansi ke pasar internasional.

Perubahan pola pikir ini mencerminkan pergeseran budaya dari sekadar mewarisi bisnis menjadi keinginan untuk mentransformasikan bisnis agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman. Baca Juga: digibank by DBS Bawa Bank DBS Raih Penghargaan Digital Innovation Awards 2025

Hal tersebut sesuai temuan studi Customer Immersion untuk segmen private banking yang dilakukan DBS Treasures Private Client pada 2024. Secara umum, nasabah menghadapi tantangan menyikapi kompleksitas informasi dan kesibukan sehari-hari sebagai pengusaha dalam terus meningkatkan kesuksesan bisnis dan nilai aset.

Mereka juga harus mempersiapkan generasi penerus, yang masih ragu dalam melanjutkan bisnis dengan adanya ragam perubahan pesat seperti perkembangan zaman, tren terkini, serta inovasi teknologi.

Di sisi lain, generasi penerus memiliki wawasan dan ide untuk berinovasi sehingga bisnis bisa bertumbuh pesat, dan perlu membuktikan kapabilitas mereka dalam menjalankan peran sebagai penerus. Namun seiring perkembangan zaman, mereka juga membutuhkan inovasi baru untuk melanjutkan bisnis tersebut.

“Karena itulah memasuki tahun ketujuh, DBS Treasures Private Client berkomitmen untuk menjadi mitra tepercaya lintas generasi, agar nasabah dan penerus mereka dapat tangguh perluas ekspansi berkelanjutan. Hal ini kami lakukan melalui tiga pilar utama, yaitu keahlian global dengan perspektif Asia, dialog ahli didukung koneksi strategis, dan jaringan se-Asia dengan keistimewaan menyeluruh,” ujar Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia, Melfrida Gultom.

“Pilar kedua, yakni dialog ahli didukung koneksi strategis, terutama menjadi fokus baru kita, karena expert discussion menjadi sarana yang tepat untuk mendalami insight terkini, seiring membangun koneksi strategis untuk ekspansi kini dan di masa depan. Kami mengadakan Monthly & Annual Market Update, DBS Chief Investment Office Insight, DBS Asian Insights, dan DBS Spring Festival," ujar Head of Segmentation, Liabilities, and Secured Lending PT Bank DBS Indonesia, Natalina Syabana.

Untuk merangkul nasabah dan generasi penerus mereka, dihadirkan DBS Expert Connection yang menghubungkan nasabah ke para pakar industri dan pemimpin bisnis di berbagai negara. Sementara DBS NextGen Excursion mendukung persiapan para generasi penerus dalam memperluas wawasan, eksplorasi karir, seiring networking dengan top expert dan future leaders lainnya.

Dalam acara ini, DBS Treasures Private Client juga menghadirkan Guru Besar FEB UI dan Founder Rumah Perubahan, Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. sebagai kolaborator dalam DBS Expert Connection yang kembali digelar pada September mendatang dengan tajuk Tech Driven Transformation: Evolving Business, Emerging Lessons.

Para peserta akan berkesempatan mengunjungi Huawei, BYD, dan DBS Hong Kong untuk mempelajari bagaimana mereka menerapkan inovasi dan teknologi, serta menjalin koneksi strategis yang dapat membuka peluang kolaborasi antar nasabah lintas negara.

“Semua dunia sedang berpaling ke Tiongkok yang sukses mendisrupsi dunia dengan konsep ‘factory of the world’. Perusahaan-perusahaan Indonesia hanya punya dua pilihan: bersaing atau berkolaborasi dengan factory of the world itu. Intinya, menjadi inovatif sekaligus efisien. Di sisi lain, setiap generasi menghadapi challenges yang berbeda. Hari ini generasi baru menghadapi business landscape yang disruptif dan dituntut memperbaharui masa depan perusahaan yang dirintis generasi sebelumnya. Corporate networking and personal networking menjadi penentu,” ujarnya.

Baca Juga: Bank DBS Indonesia Perhatikan Aspek ESG untuk Kucurkan Pendanaan

“Kebutuhan akan solusi wealth management terus berkembang dan menjadi semakin menyeluruh mencakup bisnis. Di DBS Treasures Private Client, kami bangga menjadi mitra tepercaya yang tidak hanya menawarkan keahlian analisis pasar dan kekuatan teknologi, tetapi juga memberikan nasabah akses strategis ke jaringan regional yang kuat di Asia untuk membuka potensi pertumbuhan aset dan peluang bisnis lintas negara. Pendekatan holistik ini memungkinkan kami mendampingi nasabah dalam membangun, mengelola, hingga meneruskan kekayaan lintas generasi secara berkelanjutan,” tutup Melfrida.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
15 Juta Usia Produktif...
15 Juta Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank, Begini Pesan Ketua LPS
Ingatkan Masyarakat,...
Ingatkan Masyarakat, Patron: Jual atau Pinjamkan Rekening Bisa Dipidana
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Prabowo Ungkap Temuan...
Prabowo Ungkap Temuan Uang Koruptor Rp39 Triliun 'Nganggur' di Bank
Coding Camp AI DBS Foundation...
Coding Camp AI DBS Foundation Bantu Siswa SMK Siap Hadapi Dunia Kerja Digital
Kemitraan UNICEF dan...
Kemitraan UNICEF dan DBS Foundation Perkuat Pendidikan dan Gizi Anak di NTT
Rekomendasi
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Berita Terkini
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved