Kolaborasi Strategis GAPMMI dan BPOM Wujudkan Transformasi Industri Pangan Nasional
Sabtu, 26 Juli 2025 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
“Kemitraan strategis ini merupakan pilar pendukung upaya bersama dalam mewujudkan transformasi BPOM dalam memberikan pelayanan publik yang berintegritas dan profesional. Kami sangat mengapresiasi keterlibatan aktif GAPMMI sebagai mitra industri dalam menciptakan ekosistem pangan olahan yang semakin tangguh, aman, dan adaptif terhadap perkembangan dunia yang semakin maju dan kompetitif," ungkap Taruna Ikrar.
Pada acara pembukaan Gebyar Layanan Publik Terpadu Pangan Olahan dilakukan penandatanganan Pakta Integritas oleh Asosiasi dan Pelaku Usaha Pangan Olahan yang disaksikan langsung oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan. Penandatanganan Pakta Integritas ini menegaskan bahwa BPOM dan pelaku usaha bersinergi secara aktif dalam penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan sebagai wujud nyata dukungan terhadap Reformasi Birokrasi dan zona integritas.
Baca Juga: BPOM Belum Dilibatkan Penuh dalam Program Makan Bergizi Gratis
Selain itu, juga sebagai bentuk komitmen menuju sistem pengawasan dan layanan publik yang lebih berintegritas, bebas dari praktik-praktik koruptif yang ditegaskan pada poin pakta integritas. Melalui Gebyar Layanan Publik Terpadu Pangan Olahan yang diikuti oleh 200 (dua ratus) pelaku usaha pangan olahan baik kecil, menengah dan besar, ke depannya GAPMMI dan BPOM RI berkomitmen akan terus memperkuat kolaborasi yang strategis ini untuk menghadirkan forum layanan publik yang terbuka untuk masyarakat dan responsif, regulasi yang mudah dipahami dan diakses, serta sistem pengawasan pangan olahan yang berorientasi pada perlindungan konsumen dan keberlanjutan industri.
Pada acara pembukaan Gebyar Layanan Publik Terpadu Pangan Olahan dilakukan penandatanganan Pakta Integritas oleh Asosiasi dan Pelaku Usaha Pangan Olahan yang disaksikan langsung oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan. Penandatanganan Pakta Integritas ini menegaskan bahwa BPOM dan pelaku usaha bersinergi secara aktif dalam penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan sebagai wujud nyata dukungan terhadap Reformasi Birokrasi dan zona integritas.
Baca Juga: BPOM Belum Dilibatkan Penuh dalam Program Makan Bergizi Gratis
Selain itu, juga sebagai bentuk komitmen menuju sistem pengawasan dan layanan publik yang lebih berintegritas, bebas dari praktik-praktik koruptif yang ditegaskan pada poin pakta integritas. Melalui Gebyar Layanan Publik Terpadu Pangan Olahan yang diikuti oleh 200 (dua ratus) pelaku usaha pangan olahan baik kecil, menengah dan besar, ke depannya GAPMMI dan BPOM RI berkomitmen akan terus memperkuat kolaborasi yang strategis ini untuk menghadirkan forum layanan publik yang terbuka untuk masyarakat dan responsif, regulasi yang mudah dipahami dan diakses, serta sistem pengawasan pangan olahan yang berorientasi pada perlindungan konsumen dan keberlanjutan industri.
(akr)
Lihat Juga :