Kesepakatan Dagang AS-Eropa Tekan Harga Emas, Logam Mulia Antam Turun Rp1.000

Senin, 28 Juli 2025 - 11:08 WIB
loading...
Kesepakatan Dagang AS-Eropa...
Harga emas Antam (ANTM) mengalami penurunan tipis pada hari ini, Senin (28/7). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Harga emas Antam (ANTM) mengalami penurunan tipis pada hari ini, Senin (28/7), dengan harga per gramnya turun sebesar Rp1.000 menjadi Rp1.914.000. Penurunan ini juga diikuti oleh harga buyback, yaitu harga yang diterima pemilik emas jika ingin menjual emas batangan, yang juga turun Rp1.000 menjadi Rp1.760.000.

Sementara itu, harga emas dunia juga menunjukkan tren penurunan pada perdagangan pagi ini. Pada pukul 08:37 WIB, harga emas di pasar spot tercatat sebesar USD 3.337,09 per troy ons mengalami penurunan tipis sebesar 0,02% dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Baca Juga: Pelemahan Harga Emas Berlanjut, Hari Ini Turun Rp11 Ribu ke Rp1.934.000/Gram

Sejumlah faktor mempengaruhi penurunan harga emas. Salah satunya adalah tercapainya kesepakatan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa. Presiden AS, Donald Trump, dan Presiden Komisi Uni Eropa, Ursula von der Leyen, telah sepakat untuk memberlakukan tarif bea masuk sebesar 15% bagi produk-produk dari Eropa yang masuk ke pasar AS.

Senior Market Analyst di Capital.com yang berbasis di Melbourne, Kyle Rodda, menyatakan kesepakatan dagang AS-Uni Eropa memberikan dampak positif bagi pasar. Namun, ia juga mengingatkan bahwa pekan ini akan menjadi periode yang sangat sibuk, mungkin yang paling sibuk sepanjang tahun ini.

Selain itu, AS juga diperkirakan akan menyepakati perpanjangan 'gencatan senjata' dalam bidang perdagangan dengan China selama tiga bulan ke depan. Kedua negara dijadwalkan untuk menggelar negosiasi di Stockholm, Swedia, pada hari Senin waktu setempat.

Harga emas Antam yang disebutkan berlaku di kantor Antam Pulo Gadung, Jakarta. Namun, saat ini beberapa jenis emas di laman resmi Logam Mulia masih belum tersedia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Permudah Akses, BM Emas...
Permudah Akses, BM Emas Perkuat Layanan Jual Beli Perhiasan Online di Madura
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp25.000, Sentuh Rp2,805 Juta per Gram
Sinergi Perkuat Bahan...
Sinergi Perkuat Bahan Baku Emas Nasional
Rekomendasi
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Berita Terkini
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved