Masyarakat Didorong Kritis terhadap Depot Air Minum Isi Ulang
Selasa, 29 Juli 2025 - 09:49 WIB
loading...
A
A
A
"Masyarakat jangan segan menanyakan ke depot air isi ulang, apakah airnya rutin diuji di laboratorium atau tidak. Banyak depot hanya melakukan tes saat awal buka, padahal itu tidak cukup," ujarnya.
Ia juga menyoroti masih adanya depot yang menggunakan air baku dari sumber tidak resmi dan tidak menguji kualitas airnya secara berkala. Menyimpan air dalam jumlah besar pun dinilai berisiko karena bisa meningkatkan potensi kontaminasi mikroba.
Selain itu, Wuhgini menegaskan penggunaan galon bermerek tanpa izin juga melanggar hukum. "Depot tidak boleh memakai galon dengan merek dagang. Harusnya mereka menyediakan wadah polos yang tidak menyesatkan konsumen," tambahnya.
Kegiatan ini juga menyoroti dampak kesehatan dari konsumsi air terkontaminasi. Kepala Bidang Hukum dan Advokasi Kebijakan Yayasan Jiva Svastha Nusantara, Surya Putra, menjelaskan, air tidak layak konsumsi dapat menjadi media penyebaran berbagai penyakit, termasuk hepatitis A.
"Hepatitis A bisa ditularkan melalui makanan dan minuman yang tercemar. Jika air dari depot tidak higienis, maka risiko penularan sangat tinggi," jelasnya.
Ia juga menyoroti masih adanya depot yang menggunakan air baku dari sumber tidak resmi dan tidak menguji kualitas airnya secara berkala. Menyimpan air dalam jumlah besar pun dinilai berisiko karena bisa meningkatkan potensi kontaminasi mikroba.
Selain itu, Wuhgini menegaskan penggunaan galon bermerek tanpa izin juga melanggar hukum. "Depot tidak boleh memakai galon dengan merek dagang. Harusnya mereka menyediakan wadah polos yang tidak menyesatkan konsumen," tambahnya.
Kegiatan ini juga menyoroti dampak kesehatan dari konsumsi air terkontaminasi. Kepala Bidang Hukum dan Advokasi Kebijakan Yayasan Jiva Svastha Nusantara, Surya Putra, menjelaskan, air tidak layak konsumsi dapat menjadi media penyebaran berbagai penyakit, termasuk hepatitis A.
"Hepatitis A bisa ditularkan melalui makanan dan minuman yang tercemar. Jika air dari depot tidak higienis, maka risiko penularan sangat tinggi," jelasnya.
Lihat Juga :