UMKM Jateng Kian Melejit hingga Tembus Pasar Luar Negeri

Rabu, 30 Juli 2025 - 16:34 WIB
loading...
A A A
Tak hanya menyerap hasil panen dengan harga yang lebih baik, namun juga menata petani sebagai mitra kerja saling menguntungkan, membentuk rantai pasok yang efisien (dalam wadah Poktan, Gapoktan, dan Koperasi). Sehingga terwujud kawasan pertanian organik modern yang berdaya saing tinggi yang meningkat skala ekonominya.

Saat ini, area pemasaran produk beras Gupon Sekar Langit telah menjangkau area Jawa - Bali melalui kemitraan dengan berbagai industri seperti PT Swasembada (KFC) dengan volume transaksi 200 ton/bulan, PT Hasanah Boga (25 ton/bulan), CV Eka Farm, CV Murni Organik, serta PT Padi Organik Indonesia.

Bank Indonesia Dampingi UMKM untuk Naik Kelas

UMKM Jateng Kian Melejit hingga Tembus Pasar Luar Negeri


Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah Rahmat Dwisaputra. (Foto: dok iNews Media Group/Agustina Wulandari)

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah Rahmat Dwisaputra mengungkapkan, ada 315 UMKM se-Jawa Tengah, terdiri dari sektor agro sebanyak 38, food and beverage 106 UMKM, sektor fashion ada 63 pelaku usaha, sebanyak 66 sektor kerajinan, dan furniture 42 UMKM.

Adapun Bank Indonesia memiliki target UMKM dalam empat level, yakni potensial, kemudian sukses, digital, dan ekspor. “Jadi kami membina UMKM-UMKM itu yang potensial kita upayakan bisa menjadi sukses,” ujarnya kepada media di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Kamis (24/7).

“Setelah sukses kita upayakan juga dia menjadi digital, lalu go ekspor. Dan beberapa program sudah kami lakukan, ada program pendampingan, pendampingannya baik dari sisi produksi, pemasaran, digital, maupun akses pembiayaan. Akses pembiayaan tentunya kita mendampingi mereka dengan pembukuan-pembukuan sederhana,” ucapnya.

Ia menyebut bahwa UMKM dan kelompok usaha dibekali juga sistem aplikasi namanya aplikasi pembukuan yaitu SIAPIK. Selain itu, ada pula showcase di pameran UMKM. “Kalau di Jawa Tengah ini ada UMKM Gayeng namanya,” kata Rahmat.

Rahmat juga menyebut, BI bersama Pemprov dan Pemda juga berkolaborasi mendampingi para UMKM-UMKM potensial ini supaya kapasitasnya lebih meningkat dan dapat bersaing menghadapi produk-produk impor.

“Dari pembinaan yang dilakukan BI kemudian juga bekerja sama dengan pemerintah di Jawa Tengah ini Alhamdulillah beberapa UMKM pembinaan kami banyak yang sudah go export,” ucapnya.
(aik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rekomendasi
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
Berita Terkini
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Infografis
Tujuan Penerima Beasiswa...
Tujuan Penerima Beasiswa LPDP di Luar Negeri, Eropa Terbanyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved