Rusia Sendirian Melawan Seluruh Barat, Bagaimana Kondisi Ekonominya?
Rabu, 30 Juli 2025 - 17:44 WIB
loading...
A
A
A
Menurut laporan itu, hanya 48% perusahaan yang saat ini melakukan investasi, menurun tajam dari 64% pada tahun lalu. Sementara itu, hanya 35% yang tengah bersiap meluncurkan produk baru, turun dari 50% sebelumnya.
Di sisi lain ekonomi Rusia mengejutkan banyak orang dengan tetap tangguh di tengah sanksi internasional setelah invasi skala penuh Presiden Vladimir Putin ke Ukraina lebih dari tiga tahun lalu. Namun pada suatu titik, tampak berisiko overheating. Retakan dalam ekonomi senilai USD2 triliun dinilai sudah sangat jelas.
Baca Juga: Tangguhnya Ekonomi Rusia, Tetap Tak Goyah Dihantam Sanksi Barat
Pada bulan November 2025 diramalkan bakal menjadi tahun penghematan bagi konsumen saat Moskow terpaksa memilih senjata daripada pangan. Dinamika itu terlihat pekan ini: ketika Putin menghadiri upacara pengibaran bendera untuk kapal selam balistik bertenaga nuklir terbaru Rusia, yang kelima dari kelas Borei-A baru yang dibangun dalam enam tahun terakhir. Sedangkan penjualan mobil untuk bulan Juni mengalami penurunan sebesar 30%.
Perubahan ekonomi Rusia juga terlihat dalam langkah bank sentral Rusia pada hari Jumat yang memangkas suku bunga acuannya sebesar 2 poin persentase, setelah melakukan pengurangan 1 poin persentase bulan lalu. Kekhawatiran inflasi berubah menjadi kecemasan tentang pertumbuhan. Menteri Ekonomi Maxim Reshetnikov bahkan memperingatkan bulan lalu, "kami berada di ambang masuk ke dalam resesi."
Di sisi lain ekonomi Rusia mengejutkan banyak orang dengan tetap tangguh di tengah sanksi internasional setelah invasi skala penuh Presiden Vladimir Putin ke Ukraina lebih dari tiga tahun lalu. Namun pada suatu titik, tampak berisiko overheating. Retakan dalam ekonomi senilai USD2 triliun dinilai sudah sangat jelas.
Baca Juga: Tangguhnya Ekonomi Rusia, Tetap Tak Goyah Dihantam Sanksi Barat
Pada bulan November 2025 diramalkan bakal menjadi tahun penghematan bagi konsumen saat Moskow terpaksa memilih senjata daripada pangan. Dinamika itu terlihat pekan ini: ketika Putin menghadiri upacara pengibaran bendera untuk kapal selam balistik bertenaga nuklir terbaru Rusia, yang kelima dari kelas Borei-A baru yang dibangun dalam enam tahun terakhir. Sedangkan penjualan mobil untuk bulan Juni mengalami penurunan sebesar 30%.
Perubahan ekonomi Rusia juga terlihat dalam langkah bank sentral Rusia pada hari Jumat yang memangkas suku bunga acuannya sebesar 2 poin persentase, setelah melakukan pengurangan 1 poin persentase bulan lalu. Kekhawatiran inflasi berubah menjadi kecemasan tentang pertumbuhan. Menteri Ekonomi Maxim Reshetnikov bahkan memperingatkan bulan lalu, "kami berada di ambang masuk ke dalam resesi."
(akr)
Lihat Juga :