Airlangga: Fenomena Rohana dan Rojali Bukan Daya Beli Turun, tapi Pilih Belanja Online

Jum'at, 01 Agustus 2025 - 14:13 WIB
loading...
Airlangga: Fenomena...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam podcast To The Point Aja! yang tayang di kanal YouTube SINDOnews, Kamis (31/8). FOTO/Tangkapan Layar/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa maraknya fenomena "rojali" (rombongan jarang beli) dan "rohana" (rombongan hanya nanya) yang muncul di tengah masyarakat tidak serta merta mencerminkan melemahnya daya beli. Ia menilai fenomena tersebut lebih merupakan gambaran dari perubahan pola konsumsi masyarakat yang kini semakin dinamis.

"Fenomena itu mencerminkan pergeseran perilaku konsumen. Walaupun pengunjung pusat perbelanjaan masih ramai, masyarakat kini lebih selektif dan cenderung mencari alternatif belanja seperti e-commerce atau menunggu diskon besar," ujar Airlangga dalam podcast To The Point Aja! yang tayang di kanal YouTube SINDOnews, Kamis (31/8).

Baca Juga: Menko Airlangga: Tak Ada Barter Pesawat dan Data Pribadi dalam Kesepakatan Tarif AS

Menurut dia, aktivitas masyarakat yang tetap mengunjungi mal meski tidak membeli secara langsung tetap memberikan kontribusi pada ekonomi, terutama di sektor pendukung seperti kuliner dan hiburan. "Kunjungan ke mal tetap menciptakan demand. Meski hanya cuci mata, ada belanja makanan dan minuman di sana," ujarnya.

Airlangga menambahkan gaya hidup digital dan kemudahan akses informasi harga menjadi alasan banyak konsumen memilih membeli barang secara daring setelah membandingkan harga di toko fisik. "Banyak yang lihat-lihat dulu di mal, lalu beli online karena lebih murah. Ini tren yang berkembang di era digital," katanya.

Menghadapi tantangan tersebut, pemerintah tengah menyiapkan sejumlah strategi untuk merangsang konsumsi domestik. Salah satu yang diusulkan adalah kampanye diskon nasional dalam rangka momentum khusus seperti peringatan kemerdekaan RI.

"Saya sudah menyampaikan kepada Aprindo dan asosiasi lain agar mempertimbangkan program diskon besar-besaran. Misalnya, HUT ke-80 RI bisa dijadikan momen diskon 80 persen untuk produk tertentu. Ini bisa menjadi pemicu belanja," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Rekomendasi
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Raih Bisnis Indonesia...
Raih Bisnis Indonesia Award 2026, Angela: MNC Digital Terus Berinovasi di Tengah Tantangan yang Ada
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Infografis
Tips Aman Belanja Online...
Tips Aman Belanja Online Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved