Ekonomi RI Pulih di 2021 Kata Lembaga-Lembaga Asing Ini

Kamis, 10 September 2020 - 14:56 WIB
loading...
Ekonomi RI Pulih di...
Pertumbuhan ekonomi nasional diprediksi mulai terjadi pada tahun 2021 mendatang. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pertumbuhan ekonomi nasional diproyeksikan kembali pulih di tahun 2021. Hal itu berdasarkan prediksi dari sejumlah lembaga keuangan internasional seperti IMF , World Bank, ADB dan OECD.

(Baca Juga: Sri Mulyani: Selama Covid-19 Merajalela, Skenario Pertumbuhan Ekonomi Terancam) Bahkan, di akhir tahun ini, lembaga-lembaga keuangan itu memprediksi Indonesia telah memperlihatkan adanya kurva "V" pada perekonomiannya.

"Sedangkan di tahun 2021, secara year to date-nya dari IMF sebesar 6,1%, dari World Bank 4,8%, dari ADB 5,3%, dan dari OECD 2,6% sampai 5,2%," kata Airlangga dalam diskusi virtual, Kamis (10/9/2020).

Sementara, lanjut dia, proyeksi akhir tahun IMF terhadap perekonomian nasional secara year to date yakni sebesar minus 0,3%, world Bank 0%, ADB minus 1%, dan OECD minus 3,9% sampai minus 2,8%.

Airlangga mengklaim bahwa pertumbuhan ekonomi nasional saat ini, meskipun berada di posisi minus, masih relatif lebih tinggi dibandingkan negara yang setara seperti misalnya Thailand, Malaysia, Singapura, atau bahkan India.

(Baca Juga: Perry Warjiyo Lebih Pede dari Pemerintah Soal Pertumbuhan Ekonomi RI di 2021)

"Thailand yang sudah dua kuartal mengalami minus, dimana saat ini kontraksinya semakin dalam yakni menuju minus 12%, atau bahkan Malaysia yang masuk ke minus 17%, kemudian negara lain seperti Singapura yang minus 12%, Filipina minus 16% dan yang terdalam adalah India dengan minus 23,90%," jelasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Hendardi Angkat Bicara...
Hendardi Angkat Bicara soal Pelibatan Babinsa TNI dalam Pengawasan Pajak
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved