Konsumsi Rumah Tangga Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2025
Selasa, 05 Agustus 2025 - 13:45 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, pertumbuhan ekspor dan impor juga cukup tinggi. Pertumbuhan ekspor didukung oleh kenaikan nilai ekspor non-migas dan kunjungan wisatawan mancanegara. Komoditas non-migas yang mengalami peningkatan nilai ekspor, antara lain lemak dan minyak hewani, besi dan baja, serta mesin dan peralatan.
Baca Juga: Efek Perang Dagang, Indef Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI di 2025 Jadi 4,87%
Di sisi lain, impor juga tumbuh, didorong oleh kenaikan impor barang modal serta bahan baku penolong. Pertumbuhan ekspor neto memberikan sumber pertumbuhan sebesar 0,22%. "Dengan demikian, 82,08 persen PDB Triwulan II berasal dari konsumsi rumah tangga dan PMTB," pungkas Edy.
Pada triwulan II-2025, provinsi-provinsi di Pulau Jawa masih menjadi motor utama perekonomian Indonesia secara spasial, dengan kontribusi sebesar 56,94 persen terhadap PDB nasional dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,24% (y-on-y).
Baca Juga: Efek Perang Dagang, Indef Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI di 2025 Jadi 4,87%
Di sisi lain, impor juga tumbuh, didorong oleh kenaikan impor barang modal serta bahan baku penolong. Pertumbuhan ekspor neto memberikan sumber pertumbuhan sebesar 0,22%. "Dengan demikian, 82,08 persen PDB Triwulan II berasal dari konsumsi rumah tangga dan PMTB," pungkas Edy.
Pada triwulan II-2025, provinsi-provinsi di Pulau Jawa masih menjadi motor utama perekonomian Indonesia secara spasial, dengan kontribusi sebesar 56,94 persen terhadap PDB nasional dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,24% (y-on-y).
(akr)
Lihat Juga :