Swiss Terguncang Dihantam Tarif Trump 39%, Harga Jam Tangan Mewah Bakal Naik

Rabu, 06 Agustus 2025 - 09:16 WIB
loading...
Swiss Terguncang Dihantam...
Swiss diguncang tarif impor AS sebesar 39% yang belum lama ini diumumkan oleh Presiden Donald Trump. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Swiss diguncang tarif impor AS sebesar 39% yang belum lama ini diumumkan oleh Presiden Donald Trump . Tarif 39% untuk Swiss akan mulai mulai berlaku pada 7 Agustus 2025, jika sebuah kesepakatan tidak dapat dicapai sebelum itu.

“Saya melakukan percakapan terakhir dengan Presiden AS Trump hari ini sebelum batas waktu terakhir untuk tarif AS. Prioritas Presiden adalah defisit perdagangan. Tidak ada kesepakatan yang dapat dicapai mengenai nota kesepahaman yang dinegosiasikan antara Swiss dan AS,” kata Karin Keller-Sutter, presiden Konfederasi Swiss, yang diunggah di X.

“Tampaknya ada 'diskon ringan untuk semua orang, diskon besar untuk tarif besar, dan kami membenci orang Swiss,'” ucap Renaud Foucart, seorang dosen senior di Departemen Ekonomi di Lancaster University Management School, di X sebagai reaksi terhadap peluncuran tarif global pada 1 Agustus.

Baca Juga: Tarif Trump Pukul Ekonomi Asia, Siapa Paling Parah?

Swissmen, sebuah asosiasi untuk UKM dan perusahaan besar di industri teknologi Swiss, seperti industri mekanik dan logam, menyebut berita tarif Trump sebagai kejutan. "Ini sangat memukul industri teknologi dan ekonomi, dan ekspor – dan untuk Swiss secara keseluruhan: Kami menghasilkan setiap franc kedua dari perdagangan luar negeri,” kata Swissmen dalam sebuah pernyataan resminya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Demi Gencatan Dagang...
Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS
Bank Dunia: Ketidakpastian...
Bank Dunia: Ketidakpastian Global Lebih Mengancam Ekonomi Asia Dibanding Tarif Trump
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Rekomendasi
Audy Item Hamil Anak...
Audy Item Hamil Anak Ketiga di Usia 43 Tahun, Iko Uwais Akui Lebih Protektif
Manohara Masih Doyan...
Manohara Masih Doyan Mi Instan tapi Tubuh Tetap Langsing, Ini Rahasianya!
Klarifikasi Desak Made...
Klarifikasi Desak Made usai Raih Emas di Krakow: Bukan Kritik kepada Pihak Tertentu
Berita Terkini
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved