China Tak Kurang Akal, BRICS Diajak Ambil Jalan Pintas Hindari Tarif AS

Rabu, 06 Agustus 2025 - 21:41 WIB
loading...
China Tak Kurang Akal,...
China telah mengizinkan mitra BRICS-nya, Brasil, untuk mendapatkan akses pasar bebas guna menghindari tarif AS. FOTO/EBC
A A A
JAKARTA - China telah mengizinkan mitra BRICS-nya, Brasil, untuk mendapatkan akses pasar bebas guna menghindari tarif AS. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberlakukan tarif 50% pada Brasil, di mana eksportir kopi yang paling terpengaruh.

Sepertiga pasokan kopi ke AS berasal dari Brasil, dan para pecinta kopi di Amerika mungkin akan melihat harga minuman mereka naik jika para importir tidak menyerap biaya tarif. Anggota BRICS, China, membantu negara-negara lain untuk menghindari tarif AS dengan memberikan akses bebas ke pasar mereka.

Baca Juga: BRICS Tak Kompak, Rusia Kini Sendirian Lawan Dominasi Dolar AS

China telah memberikan izin kepada 183 perusahaan kopi di Brazil untuk mengekspor kopi mereka ke pasar domestik. Tidak akan ada bea masuk yang dikenakan, sehingga perusahaan kopi Brazil dapat memperoleh manfaat dari perkembangan perdagangan baru ini, lapor media lokal Brazil, Band News, dilansir dari Watcher Guru, Rabu (6/8).

Oleh karena itu, apa yang dibelanjakan oleh perusahaan kopi Brazil untuk pengiriman ke AS dapat diperoleh kembali dari pasar China. Langkah ini adalah situasi win-win bagi anggota BRICS, China dan Brazil, karena memberi mereka kesempatan untuk menghindari tarif.

Baca Juga: Trump Tunjuk Calon Penerusnya, Siapa Dia?

Kesepakatan tersebut berlaku selama lima tahun ke depan hingga tahun 2030, ketika Trump akan menyelesaikan masa jabatannya. Brasil memiliki potensi besar dalam kopi karena menyuplai pemanggang kecil, menengah, dan besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
Rekomendasi
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
Messi Gagal Penalti,...
Messi Gagal Penalti, Argentina Kena Mental dan Tertinggal 0-1 dari Mesir
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved