Utang Prancis Membengkak Rp64.415 Triliun, Setiap Detik Bertambah Rp94,7 Juta

Jum'at, 08 Agustus 2025 - 10:49 WIB
loading...
A A A
Diperingatkan juga olehnya bahwa pembayaran bunga saja bisa mencapai 100 miliar euro setiap tahun pada tahun 2029 jika tidak ada tindakan yang diambil (penghematan).

Usulan yang dilontarkan PM Prancis mencakup penghapusan dua hari libur nasional untuk meningkatkan produktivitas, pemotongan pekerjaan di sektor publik, dan pembekuan pembayaran kesejahteraan serta pensiun, yang biasanya terindeks dengan inflasi. Rencana ini telah memicu reaksi negatif, di mana partai-partai sayap kiri menuduh pemerintah mengutamakan pengeluaran militer daripada kesejahteraan sosial.

Bahkan pemimpin La France Insoumise, Jean-Luc Melenchon menyerukan pengunduran diri Bayrou, dengan mengatakan "ketidakadilan ini tidak bisa ditoleransi lagi."

Sementara itu anggaran militer Prancis diperkirakan akan naik menjadi 64 miliar euro pada tahun 2027 - dua kali lipat dari posisi 2017. Presiden Emmanuel Macron berjanji menambah anggaran sebesar 6,5 miliar euro dalam dua tahun ke depan, dengan alasan meningkatnya ancaman terhadap keamanan Eropa .

Sebuah proyeksi sektor pertahanan baru-baru ini memperingatkan bahwa 'perang besar' dapat pecah pada tahun 2030, dengan menyebutkan Moskow sebagai salah satu ancaman utama. Di sisi lain Kremlin membantah klaim bahwa mereka merencanakan untuk menyerang Barat, serta menuduh NATO menggunakan Rusia sebagai dalih untuk militarisasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Hasil Lawatan dari Prancis,...
Hasil Lawatan dari Prancis, Prabowo Bawa Oleh-oleh Kerja Sama Rp61,25 Triliun
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
7 Tips Konten Review...
7 Tips Konten Review Produk agar Viral dan Dilirik Brand ala Dannisa Utami
Argentina vs Austria:...
Argentina vs Austria: Misi Messi Dekati Rekor
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Berita Terkini
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved