Waketum Kadin Andi Yuslim Patawari Ungkap Tujuan Retret di Magelang
Jum'at, 08 Agustus 2025 - 20:17 WIB
loading...
Kadin Indonesia menggelar retret di Akmil Magelang 8–10 Agustus 2025. FOTO/Iqbal Dwi Purnama
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Andi Yuslim Patawari, menegaskan kegiatan retret pengusaha yang digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah bertujuan untuk memperkuat karakter, mental, serta komitmen kebangsaan para pelaku usaha nasional.
Retret yang berlangsung pada 8–10 Agustus 2025 itu, menurut Andi, bukan sekadar ajang pertemuan bisnis, melainkan ruang pembinaan untuk membentuk jiwa korsa serta kedisiplinan yang kuat di kalangan pengusaha, agar lebih berperan dalam pembangunan ekonomi nasional.
"Dengan jiwa korsa terbentuk, maka karakter kita sebagai anak bangsa akan semakin peduli, kuat, dan bersatu. Dunia usaha butuh kedisiplinan, keberanian, dan kepemimpinan," ujar Andi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (8/8).
Baca Juga: Gelar Retret di Magelang, Kadin Siapkan Pengusaha Bermental Baja
Ia menjelaskan para pengusaha harus memiliki karakter petarung yang tidak hanya fokus pada keuntungan semata, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan dan kemandirian ekonomi bangsa. Karena itu, pendidikan karakter dalam retret menjadi sangat penting.
"Yang paling utama adalah menanamkan jiwa kebangsaan dan persatuan. Ini menjadi bagian dari misi Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam melahirkan pejuang ekonomi berwawasan nasional," lanjutnya.
Andi, yang juga menjabat sebagai Plt. Sekretaris Jenderal Partai Perindo, berharap kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan semangat pengusaha Indonesia untuk bersatu dan berjuang demi kepentingan nasional, bukan sekadar mengejar profit pribadi.
Baca Juga: Besok, Presiden Prabowo Dijadwalkan Lepas Retret Kadin ke Magelang
Sementara, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menambahkan, sebanyak 200 peserta mengikuti retret ini dan diberangkatkan menggunakan dua pesawat Hercules dari Lanud Halim menuju Akmil Magelang.
"Intinya bukan soal pesawat Hercules-nya atau atribut militernya, tetapi bagaimana kita bisa membentuk pengusaha yang punya semangat juang sebagai pejuang ekonomi Indonesia," kata Anindya.
Retret yang berlangsung pada 8–10 Agustus 2025 itu, menurut Andi, bukan sekadar ajang pertemuan bisnis, melainkan ruang pembinaan untuk membentuk jiwa korsa serta kedisiplinan yang kuat di kalangan pengusaha, agar lebih berperan dalam pembangunan ekonomi nasional.
"Dengan jiwa korsa terbentuk, maka karakter kita sebagai anak bangsa akan semakin peduli, kuat, dan bersatu. Dunia usaha butuh kedisiplinan, keberanian, dan kepemimpinan," ujar Andi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (8/8).
Baca Juga: Gelar Retret di Magelang, Kadin Siapkan Pengusaha Bermental Baja
Ia menjelaskan para pengusaha harus memiliki karakter petarung yang tidak hanya fokus pada keuntungan semata, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan dan kemandirian ekonomi bangsa. Karena itu, pendidikan karakter dalam retret menjadi sangat penting.
"Yang paling utama adalah menanamkan jiwa kebangsaan dan persatuan. Ini menjadi bagian dari misi Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam melahirkan pejuang ekonomi berwawasan nasional," lanjutnya.
Andi, yang juga menjabat sebagai Plt. Sekretaris Jenderal Partai Perindo, berharap kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan semangat pengusaha Indonesia untuk bersatu dan berjuang demi kepentingan nasional, bukan sekadar mengejar profit pribadi.
Baca Juga: Besok, Presiden Prabowo Dijadwalkan Lepas Retret Kadin ke Magelang
Sementara, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menambahkan, sebanyak 200 peserta mengikuti retret ini dan diberangkatkan menggunakan dua pesawat Hercules dari Lanud Halim menuju Akmil Magelang.
"Intinya bukan soal pesawat Hercules-nya atau atribut militernya, tetapi bagaimana kita bisa membentuk pengusaha yang punya semangat juang sebagai pejuang ekonomi Indonesia," kata Anindya.
(nng)
Lihat Juga :