India Tak Gentar Hadapi Tarif Trump, Modi Pilih Lindungi Nasib Petani

Sabtu, 09 Agustus 2025 - 21:30 WIB
loading...
A A A
Pemberlakuan tarif terhadap India ini terjadi di tengah berlangsungnya negosiasi perjanjian perdagangan antara kedua negara. Putaran kelima pembicaraan telah berakhir di Washington bulan lalu, dan tim dari AS dijadwalkan akan mengunjungi New Delhi pada 25 Agustus untuk putaran berikutnya.

Sebelumnya, Trump berulang kali mengklaim perannya sebagai mediator dalam upaya perdamaian antara India dan Pakistan selama konflik yang terjadi pada Mei lalu. Namun, New Delhi menegaskan bahwa keputusan untuk menyetujui gencatan senjata diambil setelah permintaan dari Islamabad dan tanpa campur tangan pihak luar.

Baca Juga: Geger Gegara Tarif, India Tangguhkan Pembelian Senjata dari AS

Presiden AS juga diketahui mengancam negara-negara BRICS dengan tindakan hukuman atas penerapan kebijakan ekonomi yang berbeda dari sistem yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Tak lama setelah Trump mengumumkan tarif tambahan 25%, Kementerian Luar Negeri India mengeluarkan pernyataan bahwa negara itu akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi kepentingan nasional.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Rekomendasi
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved