14 Raksasa Otomotif Dunia Jadi Pesakitan Imbas Tarif Trump, Telan Kerugian Rp192,8 Triliun

Minggu, 10 Agustus 2025 - 12:53 WIB
loading...
14 Raksasa Otomotif...
Belasan produsen mobil global menelan kerugian hampir USD12 miliar atau setara Rp192,8 triliun sejak berlakunya tarif impor baru Presiden AS Donald Trump. Foto/Dok Reuters
A A A
JAKARTA - Belasan produsen mobil global menelan kerugian hampir USD12 miliar atau setara Rp192,8 triliun (dengan kurs Rp16.071 per USD) sejak berlakunya tarif impor baru Presiden AS Donald Trump. Bahkan laporan Wall Street Journal (WSJ) menyebutkan, 14 pembuat mobil global bakal mengalami kergian yang jauh lebih besar hingga akhir tahun 2025.

Sebelumnya Trump mengumumkan tarif impor baru tersebut pada bulan April, lalu dengan menargetkan 185 negara dan beberapa wilayah. Tarif 10% secara universal berlaku untuk semua kendaraan dan suku cadang yang diimpor AS yang mulai berlaku pada 5 April, diikuti dengan tarif spesifik untuk beberapa negara pada 9 April.

Meski kemudian Trump membuka ruang negosiasi tarif hingga awal Agustus, namun secara umum tarif kepada industri otomotif tetap berlaku. Dampak dari kebijakan tarif resiprokal Trump menurut WSJ, membuat Toyota mengalami kerugian terbesar yakni sekitar USD3 miliar hanya dalam kuartal kedua tahun.

Baca Juga: Dihantam Tarif Trump, Laba Raksasa Otomotif Jerman Tergerus 29%

Diperkitakan total dampak tarif terhadap produsen mobil asal Jepang bakal mencapai sebesar USD9,5 miliar pada akhir tahun fiskal yang berakhir Maret 2026. Sementara itu Volkswagen dilaporkan kehilangan duit hingga USD1,5 miliar, sedangkan Ford dan General Motors masing-masing melaporkan kerugian lebih dari USD1 miliar di Q2.

Lain lagi dengan Tesla yang merasakan dampak paling minim di antara raksasa otomotif dunia, dengan estimasi kerugian sekitar USD300 juta. WSJ juga menyebutkan bahwa sepuluh produsen mobil terbesar di dunia, tidak termasuk produsen dari China, diprediksi bakal melihat penurunan laba bersih hingga 25% pada akhir tahun.

Uni Eropa (UE) dan Jepang telah bernegosiasi mengenai pengurangan tarif dengan Washington. Menurut laporan, AS saat awalnya memberlakukan tarif sebesar 27,5% pada kendaraan yang dibuat di UE, namun Brussel berhasil mendorong untuk menurunkannya menjadi 15% sebagai balasan untuk memotong tarifnya sendiri sebesar 10% pada mobil Amerika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
MPMX Meningkatkan Pembagian...
MPMX Meningkatkan Pembagian Dividen Tunai di Tengah Kondisi Industri yang Menantang
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Demi Gencatan Dagang...
Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Rekomendasi
Gebuk Skotlandia, Gol...
Gebuk Skotlandia, Gol 71 Detik Ismael Saibari Antar Maroko ke Puncak Grup C
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Berita Terkini
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved