Fenomena Makan Tabungan Masih Berlanjut, Kelas Menengah Makin Terjepit Biaya Hidup

Senin, 11 Agustus 2025 - 08:28 WIB
loading...
Fenomena Makan Tabungan...
Pekerja melintas saat jam pulang kerja di Kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Tekanan ekonomi terus membayangi kelompok kelas menengah Indonesia. Status sosial-ekonomi yang berada di posisi serba tanggung membuat kelompok ini rentan terjepit.

Laporan terbaru Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan, Indeks Menabung Konsumen (IMK) pada Juli 2025 kembali melemah. Hal ini menandakan penurunan kemampuan dan niat masyarakat, terutama kelas menengah, untuk menyisihkan pendapatan.

Direktur Grup Riset LPS Seto Wardono mengatakan, pelemahan IMK dipicu lonjakan pengeluaran rumah tangga, khususnya untuk kebutuhan pendidikan di awal tahun ajaran baru. "Intensitas dan niat menabung konsumen melandai seiring meningkatnya pengeluaran rumah tangga, meski ada stimulus ekonomi jangka pendek," ujarnya dalam pernyataannya, Senin (11/8).

Baca Juga: Fenomena Rojali, Lemahnya Daya Beli dan Bayang-bayang Krisis Ekonomi

Pada Juli 2025, IMK berada di level 82,2 atau turun 1,6 poin dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan tersebut terutama disebabkan melemahnya Indeks Waktu Menabung (IWM) yang merosot 4,7 poin.

Pelemahan IMK tidak terjadi di semua lapisan pendapatan. Rumah tangga berpenghasilan hingga Rp1,5 juta per bulan mencatat kenaikan IMK sebesar 9,1 poin, sedangkan kelompok berpenghasilan di atas Rp1,5 juta hingga Rp3 juta per bulan naik 3,1 poin. Ini menunjukkan adanya peningkatan niat menabung di kelompok berpendapatan rendah.

Sementara itu, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) secara umum turun 2,5 poin menjadi 96,9. Penurunan ini mencerminkan persepsi konsumen yang kurang optimistis terhadap kondisi ekonomi dan lapangan kerja saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Ditipu Teman Sendiri,...
Ditipu Teman Sendiri, Tantri Kotak Ungkap Tabungan Pendidikan Anak Ikut Raib
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Rekomendasi
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Infografis
Biaya Minimal Hidup...
Biaya Minimal Hidup Layak di Jakarta Rp15 Juta per Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved