Harga Masih Anjlok, Bahlil Kaji Ulang Rencana Ekspor Batu Bara
Senin, 11 Agustus 2025 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Bahlil mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan revisi terhadap aturan pengajuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) bagi pemegang izin pertambangan mineral dan batu bara. Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI juga mengusulkan untuk mengembalikan masa berlaku RKAB menjadi satu tahun dari sebelumnya berlaku selama tiga tahun.
Baca Juga: Balasan Tarif China Bakal Membuat Ekspor Batu Bara AS Melenggang ke India
Peninjauan dilakukan dengan menyelaraskan kondisi pasar sehingga menjaga keseimbangan antara produksi, kebutuhan industri, dan stabilitas harga. Bahlil menilai bahwa anjloknya harga batubara tidak hanya memberatkan para penambang, tetapi juga menurunkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Oleh karena itu, Ia menekankan pentingnya meninjau ulang aturan RKAB tiga tahunan. "Kalau harganya bagus, berarti kan negara akan mendapatkan pajak yang baik. Bagi pengusaha juga akan mendapatkan keuntungan yang baik kalau harganya bagus," pungkasnya.
Baca Juga: Balasan Tarif China Bakal Membuat Ekspor Batu Bara AS Melenggang ke India
Peninjauan dilakukan dengan menyelaraskan kondisi pasar sehingga menjaga keseimbangan antara produksi, kebutuhan industri, dan stabilitas harga. Bahlil menilai bahwa anjloknya harga batubara tidak hanya memberatkan para penambang, tetapi juga menurunkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Oleh karena itu, Ia menekankan pentingnya meninjau ulang aturan RKAB tiga tahunan. "Kalau harganya bagus, berarti kan negara akan mendapatkan pajak yang baik. Bagi pengusaha juga akan mendapatkan keuntungan yang baik kalau harganya bagus," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :