Harga Minyak Mendidih Imbas AS Perpanjang Gencatan Tarif 90 Hari dengan China

Selasa, 12 Agustus 2025 - 12:03 WIB
loading...
A A A
Selain perkembangan di sektor perdagangan, pelaku pasar juga memantau rencana pertemuan antara Presiden Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada 15 Agustus di Alaska. Pertemuan itu diharapkan menjadi momentum untuk membahas penyelesaian konflik di Ukraina.

Pertemuan berlangsung di tengah meningkatnya tekanan Washington terhadap Moskow, termasuk ancaman sanksi lebih berat bagi pembeli minyak Rusia seperti China dan India. Sanksi tersebut berpotensi mengganggu arus perdagangan minyak global jika kesepakatan damai tidak tercapai.

"Setiap kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina akan mengakhiri risiko gangguan pasokan minyak Rusia yang selama ini mengancam pasar," kata Daniel Hynes, analis komoditas senior ANZ, dalam catatan yang dikutip Reuters, Selasa (12/8).

Baca Juga: China dan AS Adem Ayem, Trump Resmi Perpanjang Gencatan Tarif 90 Hari

Sebelumnya, Trump memberi tenggat hingga Jumat pekan lalu bagi Rusia untuk menyetujui perjanjian damai atau menghadapi sanksi sekunder bagi negara pembeli minyaknya. Ia juga mendorong India dan China untuk mengurangi pembelian minyak dari Rusia, bahkan mengancam akan mengenakan tarif tambahan bagi Beijing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Rekomendasi
Perjuangan Andini, Anak...
Perjuangan Andini, Anak Tukang Bengkel yang Diterima di FEB UGM dan Beasiswa Penuh
Candi Prambanan Jadi...
Candi Prambanan Jadi Saksi Persahabatan Indonesia-India, Prabowo dan Modi Resmikan Konservasi
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
Berita Terkini
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Komisi Ojol 8% Berlaku,...
Komisi Ojol 8% Berlaku, Menteri UMKM Klaim Mayoritas Pengemudi Diuntungkan
Aplikasi Strava Buka...
Aplikasi Strava Buka Suara soal Pungutan PPN 11%, Bagaimana Harga Berlangganan?
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved