Tiga Bank Raksasa Singapura Terpukul Tarif AS, Laba Anjlok di Paruh Pertama Tahun Ini
Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:12 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Arab Saudi Cs Marah dengan Rencana Netanyahu Wujudkan Israel Raya
Meski laba menurun, ketiga bank ini menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang positif didukung oleh kenaikan pendapatan biaya dari aktivitas pengelolaan kekayaan, kartu kredit, dan layanan perbendaharaan. Hal ini membantu menyeimbangkan tekanan pada margin bunga yang menyusut.
Ketiganya juga masih memiliki modal yang kuat dengan rasio CET1 berada di atas 15%, jauh melampaui persyaratan regulator. Posisi modal yang sehat ini memberikan bantalan yang memadai untuk menghadapi tekanan margin dan risiko pasar ke depan.
Terkait dividen, bank-bank ini tetap mampu memberikan imbal hasil menarik kepada pemegang saham. DBS, misalnya, menaikkan dividen biasa sebesar 11% dan menambahkan dividen modal, sementara OCBC dan UOB juga mengumumkan dividen interim yang kompetitif.
Meski laba menurun, ketiga bank ini menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang positif didukung oleh kenaikan pendapatan biaya dari aktivitas pengelolaan kekayaan, kartu kredit, dan layanan perbendaharaan. Hal ini membantu menyeimbangkan tekanan pada margin bunga yang menyusut.
Ketiganya juga masih memiliki modal yang kuat dengan rasio CET1 berada di atas 15%, jauh melampaui persyaratan regulator. Posisi modal yang sehat ini memberikan bantalan yang memadai untuk menghadapi tekanan margin dan risiko pasar ke depan.
Terkait dividen, bank-bank ini tetap mampu memberikan imbal hasil menarik kepada pemegang saham. DBS, misalnya, menaikkan dividen biasa sebesar 11% dan menambahkan dividen modal, sementara OCBC dan UOB juga mengumumkan dividen interim yang kompetitif.
(nng)
Lihat Juga :