Prabowo Gelontorkan Lebih Rp57,4 Triliun untuk Program Sosial Sejak Januari 2025

Jum'at, 15 Agustus 2025 - 17:07 WIB
loading...
Prabowo Gelontorkan...
Presiden Prabowo Subianto mengaku telah menggelontorkan lebih dari Rp57,4 triliun untuk program sosial yang digulirkan sejak Januari hingga Agustus 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengaku telah menggelontorkan lebih dari Rp57,4 triliun untuk program sosial yang digulirkan sejak Januari hingga Agustus 2025. Dana ini digelontorkan dengan tujuan sebagai jaring pengaman sosial dan menjaga daya beli masyarakat.

Presiden Prabowo merinci, beberapa program sosial yang telah digelontorkan misalnya stimulus ekonomi pada tahap pertama sebesar Rp33 triliun yang disalurkan pada Januari 2025. Kemudian disusul stimulus ekonomi tahap 2 seperti BSU yang disalurkan pada Juni 2025 sebesar Rp24,4 triliun.

"Stimulus ekonomi tahap pertama sebesar Rp33 triliun diberikan Januari 2025, disusul stimulus ekonomi tahap 2 sebesar Rp24,4 triliun pada Juni 2025, jaring pengaman sosial untuk menjaga daya beli," ujarnya dalam Pidato RAPBN 2026 di kompleks Parlemen, Jumat (15/8/2025).

Baca Juga: Sri Mulyani Siapkan Stimulus Rp10,8 Triliun Pacu Ekonomi Kuartal III

Tidak hanya itu, Presiden menyebut Pemerintah juga mengeluarkan program untuk menjaga daya beli masyarakat khususnya yang terdampak gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Selain itu penguatan daya beli masyarakat juga dilakukan lewat Program Keluarga Harapan (PKH), serta kartu sembako.

Kas negara pada tahun 2025, dikatakan Prabowo, juga digelontorkan untuk program Indonesia Pintar, hingga program kartu pintar kuliah. Program ini ditujukan untuk membantu para yang sedang menyelesaikan sekolahnya.

"Stimulus dalam rangka menjaga dari kemunduran sosial. Melalui berbagai program antara lain PKH, kartu sembako, program Indonesia pintar, dan kartu Indonesia kuliah," kata Prabowo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Rupiah Tembus Rp17.930...
Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS, Risiko Impor Minyak Makin Besar
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Tangis Nanik S Deyang...
Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN
Rekomendasi
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved