ASABRI Tanam Terumbu Karang di Bali Dorong Pertumbuhan Ekonomi Biru
Jum'at, 15 Agustus 2025 - 18:51 WIB
loading...
ASABRI melaksanakan aksi pelestarian ekosistem laut melalui Program SEGARA di Pantai Labuhan Amuk, Desa Antiga, Kabupaten Karangasem, Bali. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT ASABRI (Persero) melaksanakan aksi pelestarian ekosistem laut melalui Program SEGARA (Aksi ASABRI Lestarikan dan Jaga Terumbu Karang) di Pantai Labuhan Amuk, Desa Antiga, Kabupaten Karangasem, Bali. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya mendorong kemandirian bangsa melalui ekonomi biru dan memperkuat harmoni dengan lingkungan.
Sekretaris Perusahaan PT ASABRI, Okki Jatnika, mengatakan terumbu karang merupakan "nadi kehidupan laut" yang berperan besar dalam menopang ekosistem dan ekonomi pesisir.
"Dengan kolaborasi bersama TNI AL, kami memastikan konservasi ini menjadi bagian dari komitmen ASABRI terhadap ekonomi biru yang berkelanjutan. Laut bukan hanya tentang hari ini, tetapi juga masa depan bangsa," ujar dia dalam keterangan tertulis, Jumat (15/8).
Baca Juga: ASABRI Beri Layanan Lebih 1.200 Peserta, Total Nilai Manfaat Capai Rp34 Miliar
Program SEGARA melibatkan kolaborasi antara ASABRI, TNI Angkatan Laut, masyarakat pesisir, perangkat desa, dan BUMN mitra seperti PT Taspen dan PT PNM. Hadir dalam kegiatan ini Komandan Lanal Denpasar Kolonel Laut (P) Cokorda G. P. Pemayun, Perwira Pelaksana Lanal Denpasar Letkol Laut (P) I Gede Padang Suryawan, jajaran kepolisian, dan warga setempat.
Sebanyak 400 bibit terumbu karang ditanam menggunakan 20 set reefstar dengan melibatkan 20 penyelam profesional dan personel TNI AL. Upaya ini diharapkan menjadi rumah bagi ribuan biota laut, benteng alami pemecah gelombang, sekaligus penopang ekonomi pesisir yang dapat memberikan dampak kesejahteraan jangka panjang.
Selain konservasi laut, ASABRI juga menyalurkan 50 paket sembako kepada masyarakat pesisir sebagai bentuk kepedulian sosial. Kepala Cabang ASABRI Denpasar, Salim Achmad, mengatakan bahwa pihaknya ingin menghadirkan manfaat ganda bagi lingkungan dan masyarakat. "Melalui SEGARA, kami membangun kesadaran bahwa menjaga alam berarti menjaga masa depan," ucapnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari perayaan 54 tahun ASABRI bertema "Melayani Bangsa, Mewujudkan Kesejahteraan". Momentum tersebut dimaknai sebagai penegasan peran BUMN ini dalam memberikan manfaat nyata bagi peserta, masyarakat, dan bangsa.
ASABRI menempatkan program SEGARA sebagai bagian dari persiapan menyongsong 80 Tahun Kemerdekaan RI pada 2025 dengan semangat "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju". Pelestarian laut dipandang sebagai investasi strategis untuk memastikan keberlanjutan ekonomi biru.
Baca Juga: Asabri Ajak Peserta Daur Ulang Pakaian Bekas Jadi Nilai Ekonomi
Data Kementerian Kelautan dan Perikanan menunjukkan Indonesia memiliki 50.875 km² terumbu karang, setara 18% dari total dunia dan menjadi pusat keanekaragaman hayati laut di kawasan Segitiga Terumbu Karang Indo-Pasifik. Potensi besar ini menjadi aset ekonomi dan lingkungan yang harus dijaga agar dapat terus memberikan nilai tambah.
Menurut Okki, keberlanjutan lingkungan merupakan bagian dari DNA perusahaan. Sebagai BUMN yang lahir dari semangat perjuangan, ASABRI ingin memastikan laut Indonesia tetap terjaga demi kesejahteraan rakyat dan kelestarian bumi. "Melalui SEGARA, kami menjaga laut dan masa depan Indonesia," katanya.
Selama lebih dari lima dekade, ASABRI telah menjadi bagian dari perjalanan prajurit TNI, anggota Polri, dan ASN di lingkungan Kemhan/Polri. Perseroan berkomitmen hadir tidak hanya sebagai pengelola asuransi sosial, tetapi juga sebagai mitra perjuangan yang menjaga warisan bangsa melalui kepedulian terhadap lingkungan dan sosial.
Sekretaris Perusahaan PT ASABRI, Okki Jatnika, mengatakan terumbu karang merupakan "nadi kehidupan laut" yang berperan besar dalam menopang ekosistem dan ekonomi pesisir.
"Dengan kolaborasi bersama TNI AL, kami memastikan konservasi ini menjadi bagian dari komitmen ASABRI terhadap ekonomi biru yang berkelanjutan. Laut bukan hanya tentang hari ini, tetapi juga masa depan bangsa," ujar dia dalam keterangan tertulis, Jumat (15/8).
Baca Juga: ASABRI Beri Layanan Lebih 1.200 Peserta, Total Nilai Manfaat Capai Rp34 Miliar
Program SEGARA melibatkan kolaborasi antara ASABRI, TNI Angkatan Laut, masyarakat pesisir, perangkat desa, dan BUMN mitra seperti PT Taspen dan PT PNM. Hadir dalam kegiatan ini Komandan Lanal Denpasar Kolonel Laut (P) Cokorda G. P. Pemayun, Perwira Pelaksana Lanal Denpasar Letkol Laut (P) I Gede Padang Suryawan, jajaran kepolisian, dan warga setempat.
Sebanyak 400 bibit terumbu karang ditanam menggunakan 20 set reefstar dengan melibatkan 20 penyelam profesional dan personel TNI AL. Upaya ini diharapkan menjadi rumah bagi ribuan biota laut, benteng alami pemecah gelombang, sekaligus penopang ekonomi pesisir yang dapat memberikan dampak kesejahteraan jangka panjang.
Selain konservasi laut, ASABRI juga menyalurkan 50 paket sembako kepada masyarakat pesisir sebagai bentuk kepedulian sosial. Kepala Cabang ASABRI Denpasar, Salim Achmad, mengatakan bahwa pihaknya ingin menghadirkan manfaat ganda bagi lingkungan dan masyarakat. "Melalui SEGARA, kami membangun kesadaran bahwa menjaga alam berarti menjaga masa depan," ucapnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari perayaan 54 tahun ASABRI bertema "Melayani Bangsa, Mewujudkan Kesejahteraan". Momentum tersebut dimaknai sebagai penegasan peran BUMN ini dalam memberikan manfaat nyata bagi peserta, masyarakat, dan bangsa.
ASABRI menempatkan program SEGARA sebagai bagian dari persiapan menyongsong 80 Tahun Kemerdekaan RI pada 2025 dengan semangat "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju". Pelestarian laut dipandang sebagai investasi strategis untuk memastikan keberlanjutan ekonomi biru.
Baca Juga: Asabri Ajak Peserta Daur Ulang Pakaian Bekas Jadi Nilai Ekonomi
Data Kementerian Kelautan dan Perikanan menunjukkan Indonesia memiliki 50.875 km² terumbu karang, setara 18% dari total dunia dan menjadi pusat keanekaragaman hayati laut di kawasan Segitiga Terumbu Karang Indo-Pasifik. Potensi besar ini menjadi aset ekonomi dan lingkungan yang harus dijaga agar dapat terus memberikan nilai tambah.
Menurut Okki, keberlanjutan lingkungan merupakan bagian dari DNA perusahaan. Sebagai BUMN yang lahir dari semangat perjuangan, ASABRI ingin memastikan laut Indonesia tetap terjaga demi kesejahteraan rakyat dan kelestarian bumi. "Melalui SEGARA, kami menjaga laut dan masa depan Indonesia," katanya.
Selama lebih dari lima dekade, ASABRI telah menjadi bagian dari perjalanan prajurit TNI, anggota Polri, dan ASN di lingkungan Kemhan/Polri. Perseroan berkomitmen hadir tidak hanya sebagai pengelola asuransi sosial, tetapi juga sebagai mitra perjuangan yang menjaga warisan bangsa melalui kepedulian terhadap lingkungan dan sosial.
(nng)
Lihat Juga :