China Balas Dendam ke UE usai Terseret Sanksi Rusia
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:36 WIB
loading...
A
A
A
Seperti diketahui Beijing menolak mendukung sanksi Barat yang dijatuhkan kepada Moskow setelah eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022. China memilih menjaga hubungan ekonomi yang erat dengan Rusia sambil berulang kali menyerukan penyelesaian diplomatik.
Baca Juga: AS dan UE Teken Kesepakatan Tarif 15%, Perang Dagang Dahsyat Terhindarkan
Dalam beberapa bulan terakhir, Barat telah meningkatkan upaya untuk menargetkan mitra dagang Rusia, termasuk China, dalam upaya mengisolasi Rusia dan mengurangi pendapatan ekspornya. Sedangkan Moskow berulang kali mengutuk sanksi-sanksi Barat, yang dinilai sebagai tindakan ilegal dan tidak produktif, mereka menyebutnya sebagai "pedang bermata dua," sambil menekankan bahwa Rusia telah mengembangkan "imunitas tertentu" terhadap sanksi tersebut.
Baca Juga: AS dan UE Teken Kesepakatan Tarif 15%, Perang Dagang Dahsyat Terhindarkan
Dalam beberapa bulan terakhir, Barat telah meningkatkan upaya untuk menargetkan mitra dagang Rusia, termasuk China, dalam upaya mengisolasi Rusia dan mengurangi pendapatan ekspornya. Sedangkan Moskow berulang kali mengutuk sanksi-sanksi Barat, yang dinilai sebagai tindakan ilegal dan tidak produktif, mereka menyebutnya sebagai "pedang bermata dua," sambil menekankan bahwa Rusia telah mengembangkan "imunitas tertentu" terhadap sanksi tersebut.
(akr)
Lihat Juga :