Pertumbuhan Kredit Melambat, Tanda Perekonomian Belum Pulih?
Rabu, 20 Agustus 2025 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
Untuk pembiayaan syariah, pertumbuhan tercatat sebesar 8,31 persen yoy, menunjukkan penerimaan yang baik terhadap model pembiayaan ini. Meski demikian, pertumbuhan kredit bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih menjadi sorotan, dengan angka yang relatif rendah yakni 1,82 persen yoy.
Baca Juga: Breaking! BI Pangkas Suku Bunga Acuan 25 Bps Jadi 5,00%
Dari sisi penawaran, Perry menguraikan bahwa meskipun Bank Indonesia telah melakukan pelonggaran kebijakan moneter dengan menurunkan suku bunga dan melonggarkan likuiditas, perbankan masih menunjukkan sikap kehati-hatian. Indikasi ini terlihat dari meningkatnya standar penyaluran kredit oleh bank.
Alih-alih menggenjot penyaluran kredit secara agresif, perbankan cenderung memilih menempatkan kelebihan likuiditas yang mereka miliki pada instrumen surat-surat berharga, yang dianggap lebih aman dan stabil. "Perbankan lebih memilih menempatkan kelebihan likuiditasnya pada instrumen surat-surat berharga," jelas Perry.
Likuiditas perbankan sendiri ditopang oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mencatat kenaikan sebesar 7 persen yoy pada Juli 2025. Peningkatan DPK ini didorong oleh ekspansi keuangan pemerintah, yang pada gilirannya memperkuat ruang likuiditas di industri perbankan nasional.
Baca Juga: Breaking! BI Pangkas Suku Bunga Acuan 25 Bps Jadi 5,00%
Dari sisi penawaran, Perry menguraikan bahwa meskipun Bank Indonesia telah melakukan pelonggaran kebijakan moneter dengan menurunkan suku bunga dan melonggarkan likuiditas, perbankan masih menunjukkan sikap kehati-hatian. Indikasi ini terlihat dari meningkatnya standar penyaluran kredit oleh bank.
Alih-alih menggenjot penyaluran kredit secara agresif, perbankan cenderung memilih menempatkan kelebihan likuiditas yang mereka miliki pada instrumen surat-surat berharga, yang dianggap lebih aman dan stabil. "Perbankan lebih memilih menempatkan kelebihan likuiditasnya pada instrumen surat-surat berharga," jelas Perry.
Likuiditas perbankan sendiri ditopang oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mencatat kenaikan sebesar 7 persen yoy pada Juli 2025. Peningkatan DPK ini didorong oleh ekspansi keuangan pemerintah, yang pada gilirannya memperkuat ruang likuiditas di industri perbankan nasional.
Lihat Juga :