Luhut Bongkar Banyak Izin UMKM di Bali Justru Diobral ke Perusahaan Asing

Rabu, 20 Agustus 2025 - 17:58 WIB
loading...
Luhut Bongkar Banyak...
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan praktik pelanggaran serius dalam pemberian izin usaha di Bali. Ia menemukan banyak izin usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) justru diberikan kepada perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) sebuah tindakan yang merugikan pelaku UMKM lokal.

"Banyak izin skala UMKM justru diberikan kepada perusahaan PMA yang seharusnya tidak diperbolehkan. Bahkan, 39,7 persen di antaranya tidak memenuhi persyaratan usaha," ujar Luhut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Rabu (20/8).

Baca Juga: 2 Eks Tentara Israel Diduga Kelola Vila Mewah di Bali, Indonesia Diminta Bertindak

Menurut Luhut, praktik tersebut secara nyata memukul UMKM lokal, yang seharusnya memiliki pangsa pasar yang lebih terlindungi. Pemberian izin yang tidak tepat sasaran ini tidak hanya menimbulkan persaingan yang tidak sehat, tetapi juga menghilangkan peluang bagi masyarakat setempat untuk mengembangkan usahanya.

Lebih lanjut, Luhut juga menyoroti berbagai tantangan lain yang dihadapi sektor pariwisata di Bali. Tantangan tersebut meliputi kondisi overtourism di sejumlah kawasan populer seperti Canggu, Kuta, dan Ubud, yang memicu masalah lingkungan. Persoalan sampah dan kemacetan menjadi isu yang mendesak untuk ditangani.

Selain itu, ia juga menemukan peningkatan pelanggaran yang dilakukan oleh warga negara asing (WNA). Pelanggaran tersebut beragam, mulai dari penyalahgunaan visa investor hingga pelanggaran izin tinggal, yang mengganggu ketertiban dan merusak citra pariwisata Bali.

Dia menegaskan pentingnya langkah-langkah konkret untuk mencegah dampak negatif yang lebih besar terhadap pertumbuhan pariwisata Bali di masa depan. Beberapa solusi yang ia tawarkan mencakup perbaikan sistem perizinan Online Single Submission (OSS) agar lebih akuntabel dan transparan.

Selain itu, ia juga mendorong penegakan hukum yang tegas terhadap wisatawan yang melanggar aturan. Pengelolaan sampah yang terintegrasi dan pengembangan sistem transportasi publik yang efisien juga disebut sebagai langkah krusial untuk menjaga keberlanjutan pariwisata.

Baca Juga: Ribuan Warga Indonesia Jadi Korban Scam, Kuras Rekening hingga Rp4,6 Triliun

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini mengingatkan bahwa pariwisata adalah salah satu mesin pertumbuhan ekonomi utama. Sektor ini menciptakan lapangan pekerjaan baru, menarik investasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di destinasi wisata.

Luhut mengutip percakapannya dengan Carolyn Turk, Direktur Bank Dunia yang menegaskan bahwa sekuat apa pun upaya menarik wisatawan, tidak akan berdampak signifikan jika tidak dibarengi dengan pembenahan internal yang serius.

"Ia menyampaikan, sebesar apa pun upaya kita menarik wisatawan, tidak akan banyak berarti bila kita tidak serius membenahi Bali," jelas Luhut.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Rekomendasi
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Blunder Kiper, Meksiko...
Blunder Kiper, Meksiko Tundukkan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
Berita Terkini
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Infografis
5 Kampus yang Lulusannya...
5 Kampus yang Lulusannya Banyak Bekerja di BUMN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved