Tinggalkan Era Buruh Murah, Vietnam Targetkan Jadi Macan Asia Baru di 2045

Rabu, 20 Agustus 2025 - 20:10 WIB
loading...
A A A
Menyadari model lama tak lagi sustainable, Vietnam kini berfokus pada sektor-sektor berteknologi tinggi seperti chip komputer, kecerdasan artifisial (AI), dan energi terbarukan, mengikuti jejak China. Investasi infrastruktur masif juga digenjot, termasuk pembangunan jalur kereta api cepat Utara-Selatan senilai USD 67 miliar yang akan memangkas perjalanan Hanoi-Ho Chi Minh City menjadi hanya delapan jam.

Adapun yang paling mencolok adalah perubahan paradigma politik. Partai Komunis Vietnam melalui Resolusi 68 secara resmi menetapkan sektor swasta sebagai "kekuatan terpenting" dalam perekonomian, sebuah pergeseran seismik dari dominasi sebelumnya oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan asing.

Kebijakan baru ini bertujuan menciptakan "juara nasional" dengan memberikan kemudahan akses pendanaan, prioritas dalam tender pemerintah, dan dukungan ekspansi ke pasar global. Proyek strategis seperti kereta cepat pun kini terbuka untuk swasta.

Namun, pakar memperingatkan hambatan dari kalangan konservatif dalam partai dan mereka yang diuntungkan dari sistem BUMN. "Sektor swasta masih sangat dibatasi," ujar Nguyen Khac Giang dari ISEAS–Yusof Ishak Institute, Singapura dikutip dari AP, Rabu (20/8).

Baca Juga: Seberapa Luas Wilayah Ukraina yang Dicaplok Rusia?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Rekomendasi
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Tekuk Irak 4-1, Erling Haaland Cetak Brace
Berita Terkini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved