Tahukah Kamu? Kondisi Ekonomi 2019 Capai Indeks Pembangunan Manusia Tertinggi

Jum'at, 11 September 2020 - 06:32 WIB
loading...
Tahukah Kamu? Kondisi...
Sri Mulyani mengatakan, Tahukah kamu bahwa kondisi perekonomian Indonesia di tahun 2019 telah mampu mencapai Indeks Pembangunan Manusia tertinggi dalam 6 tahun terakhir? Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Tahukah kamu bahwa kondisi perekonomian Indonesia di tahun 2019 telah mampu mencapai Indeks Pembangunan Manusia tertinggi dalam 6 tahun terakhir? Hal ini berdasarkan pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran (TA) 2019.

(Baca Juga: Stimulasi Pertumbuhan Ekonomi, Menkeu Berharap pada Ekonomi Desa )

Yakni Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP), yang telah diperiksa oleh BPK, persentase penduduk miskin, tingkat pengangguran, dan gini ratio juga telah mampu mencapai tingkat terendah selama 5 tahun terakhir.⁣⁣ "Sejak 2015, realisasi penyerapan dana desa mencapai 99% dengan hasil yang cukup baik," ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani seperti dikutip dari laman IG resmi miliknya.

Jumlah penduduk miskin di pedesaan turun dari 17,7 juta jiwa di tahun 2014 menjadi 14,93 juta jiwa di tahun 2019. Jumlah desa tertinggal dan yang sangat tertinggal juga menurun. "Diharapkan jumlahnya akan terus semakin menurun dengan pemanfaatan dana desa yang tepat guna," sambungnya.

(Baca Juga: Dana Desa Naik, Kemenkeu Perbanyak BLT di Tahun 2021 )
⁣⁣
Sementara untuk RAPBN 2021, mantan Direktur Bank Dunia itu menerangkan Pemerintah masih akan fokus pada penanganan pandemi Covid-19. Oleh karena itu, arah kebijakan transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) akan difokuskan pada peningkatan quality control anggaran dan turut mendorong pemulihan ekonomi, pendidikan, serta kesehatan.⁣⁣
⁣⁣
Total anggaran TKDD yang dialokasikan pada RAPBN 2021 sebesar Rp796,27 triliun yang terdiri dari transfer ke daerah sebesar Rp724,27 triliun dan dana desa sebesar Rp72 triliun.⁣⁣
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Defisit APBN Semester...
Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun
Mendagri Paparkan Kinerja...
Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
Rekomendasi
Selain Sertifikat TKA,...
Selain Sertifikat TKA, Ini Syarat Dokumen SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved