BRICS Semakin Menggoda, 3 Negara Eropa Ini Kepincut Ingin Gabung

Kamis, 21 Agustus 2025 - 22:14 WIB
loading...
BRICS Semakin Menggoda,...
Tiga negara di Benua Eropa secara aktif menyatakan ambisi mereka untuk bergabung dengan aliansi BRICS pada 2025. FOTO/Watcher Guru
A A A
JAKARTA - Tiga negara di Benua Eropa secara aktif menyatakan ambisi mereka untuk bergabung dengan aliansi BRICS pada 2025. Minat ini muncul seiring dengan meningkatnya daya tarik BRICS sebagai satu-satunya aliansi global yang secara terbuka berani menantang dominasi dolar Amerika Serikat (AS) dan kebijakan Gedung Putih.

Aliansi yang kini beranggotakan 10 negara ini menawarkan prospek menjanjikan bagi berbagai negara di Eropa, Asia, Amerika Latin, dan Afrika yang mencari alternatif dalam tatanan ekonomi dan geopolitik global. Langkah ini juga menjadi cerminan dari dinamika hubungan internasional yang semakin kompleks.

Tiga negara Eropa yang menunjukkan minat kuat untuk menjadi bagian dari blok BRICS adalah Turki, Belarus, dan Serbia. Sebelumnya, Prancis sempat menunjukkan keinginan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2023 di Johannesburg, Afrika Selatan, namun keinginan tersebut ditolak oleh China dan Rusia.

Daftar Negara Eropa yang Berminat Gabung dengan BRICS pada 2025

1. Turki

Turki, meskipun merupakan anggota Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), bukan bagian dari Uni Eropa (UE). Negara ini telah mengajukan permohonan keanggotaan BRICS pada September 2024 lalu.

Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, mengungkapkan ketertarikan negaranya terhadap BRICS. "Kami tertarik, tetapi kami belum ditawari keanggotaan," ujar Fidan, seperti dikutip dari Watcher Guru pada Kamis (21/8). Meskipun telah berupaya berulang kali, Turki masih menunggu keputusan resmi mengenai keanggotaan atau status negara mitra dalam aliansi tersebut.

2. Belarus

Negara Eropa Timur, Belarus, secara aktif berupaya untuk bergabung dengan BRICS dan menjadi anggota blok tersebut. Keinginan Belarus ini tidak terlepas dari isolasi ekonomi yang dihadapinya dari negara-negara Eropa dan Amerika Serikat.

Isolasi ini merupakan dampak dari berbagai tindakan rezim Belarus pasca pemilihan presiden 2020, termasuk dugaan pelanggaran hak asasi manusia, pembungkaman oposisi, serta perannya dalam mendukung Rusia dalam konflik di Ukraina. Keanggotaan BRICS diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi Belarus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Rekomendasi
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Hong Kong Naik ke Posisi...
Hong Kong Naik ke Posisi 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia 2026
Berita Terkini
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Seskab Teddy Beberkan...
Seskab Teddy Beberkan Keberhasilan Program Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Kerja
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Tutup Akun Kredivo via...
Tutup Akun Kredivo via Link Sembarangan? Awas Risiko Phishing
Percepat Transisi Energi,...
Percepat Transisi Energi, Asiana Technologies Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
Magang Nasional 2026...
Magang Nasional 2026 Segera Dibuka, Kuota Peserta Capai 150 Ribu Orang
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved