Trump Kembali Tebar Ancaman Tarif Baru, Balas Pajak Digital Negara Lain

Selasa, 26 Agustus 2025 - 14:10 WIB
loading...
Trump Kembali Tebar...
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif tambahan dan pembatasan ekspor terhadap negara-negara yang dianggapnya menargetkan perusahaan teknologi AS. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif tambahan dan pembatasan ekspor terhadap negara-negara yang dianggapnya menargetkan perusahaan teknologi Amerika Serikat.

"Pajak digital, regulasi layanan digital, dan aturan pasar digital semuanya dirancang untuk merugikan atau mendiskriminasi teknologi Amerika," tulis Trump dalam unggahan di platform Truth Social miliknya dikutip dari RTE News, Selasa (26/8).

Baca Juga: Perang Tarif AS vs Dedolarisasi BRICS, Siapa Pemenang dalam Pertarungan Ini?

Pernyataan itu diduga mengarah pada negara-negara Eropa dan beberapa negara lain yang menerapkan aturan khusus dalam dunia digital dan daring. Uni Eropa telah menerapkan sejumlah regulasi seperti Digital Markets Act (DMA) dan Digital Services Act (DSA) yang mengatur persaingan usaha dan moderasi konten di ranah digital.

Inggris Raya juga memberlakukan pajak terhadap perusahaan digital, meski Trump tidak menyebutkan secara spesifik negara atau kawasan yang dimaksud. Namun, Trump menegaskan, kecuali negara-negara tersebut mencabut apa yang dianggap Amerika sebagai "tindakan diskriminatif”, maka AS akan “mengenakan tarif tambahan yang substansial” atas produk-produk negara tersebut dan memberlakukan pembatasan ekspor untuk teknologi serta chip asal AS.

"Amerika, dan perusahaan teknologi Amerika, tidak lagi menjadi 'bank celengan' ataupun 'keset' dunia," tulis Trump tegas.

Pada Juni lalu, Trump membatalkan pembicaraan perdagangan dengan Kanada sebagai reaksi atas rencana pajak layanan digital yang dipersiapkan Ottawa, yang rencananya akan membebani perusahaan multinasional AS seperti Alphabet, Amazon, dan Meta yang melayani konsumen Kanada.

Tidak lama setelah itu, Kanada mengumumkan akan mencabut pajak yang berdampak pada perusahaan teknologi AS tersebut. Sejak kembali menjabat pada Januari, Trump telah memungut tarif pada produk dari negara sekutu maupun pesaing, dengan tarif bervariasi sesuai produk dan negara.

Baca Juga: Trump: AS Memiliki Kartu Luar Biasa yang Bisa Hancurkan China, tapi...

Namun, sektor-sektor tertentu seperti baja, aluminium, dan otomotif yang menjadi fokus pengawasan khusus tidak dikenai tarif secara umum sesuai negara, melainkan dikenai pungutan berdasarkan sektor tersebut.

Trump menggunakan tarif sebagai alat untuk mencapai berbagai tujuan strategis. Sebagai contoh, pekan ini tarif AS terhadap produk-produk India akan dinaikkan dua kali lipat sebagai tanggapan atas pembelian minyak Rusia oleh India salah satu sumber pendapatan utama Rusia dalam perang di Ukraina.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Rekomendasi
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Berita Terkini
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved