Dorong Konsumsi, Stimulus Jadi Kunci Gairahkan Ekonomi
Jum'at, 11 September 2020 - 13:56 WIB
loading...
A
A
A
Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Rudy Tandjung mengatakan dengan diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sebagian besar wilayah di triwulan II/2020, penurunan kinerja perekonomian dipastikan terjadi. Berbagai sektor menurutnya mengalami penurunan secara keseluruhan.
(Baca Juga: Stimulus Belum Mujarab, Daya Beli Masih Kritis)
Sektor pakaian, alas kaki, dan jasa pemeliharaan mislanya diperkirakan turun sebesar -5,13%, transportasi dan komunikasi turun sebesar -15,3%, serta restoran dan hotel mengalami penurunan sebesar -16,53% yang mana merupakan sektor yang paling parah terdampak.
Senada, Rudy menilai sejumlah stimulus di beberapa sektor yang telah diberikan pemerintah untuk membantu masyarakat kelas bawah, seperti bantuan langsung tunai, paket sembako, program kartu pra kerja, dan lain sebagainya akan membantu menggerakkan roda perekonomian. "Karena itu, ke depan, stimulus juga akan diberikan untuk konsumen kelas menengah," imbuhnya.
(Baca Juga: Stimulus Belum Mujarab, Daya Beli Masih Kritis)
Sektor pakaian, alas kaki, dan jasa pemeliharaan mislanya diperkirakan turun sebesar -5,13%, transportasi dan komunikasi turun sebesar -15,3%, serta restoran dan hotel mengalami penurunan sebesar -16,53% yang mana merupakan sektor yang paling parah terdampak.
Senada, Rudy menilai sejumlah stimulus di beberapa sektor yang telah diberikan pemerintah untuk membantu masyarakat kelas bawah, seperti bantuan langsung tunai, paket sembako, program kartu pra kerja, dan lain sebagainya akan membantu menggerakkan roda perekonomian. "Karena itu, ke depan, stimulus juga akan diberikan untuk konsumen kelas menengah," imbuhnya.
(fai)
Lihat Juga :