Gejolak Pasar Diprediksi Masih Terjadi, IHSG Sepekan ke Depan Bakal Melemah

Senin, 01 September 2025 - 09:01 WIB
loading...
Gejolak Pasar Diprediksi...
Berbicara tentang potensi market pada 1-5 September 2025, analis menegaskan pelaku pasar akan fokus pada sentimen kunci yakni aksi demo dan gejolak pasar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Berbicara tentang potensi market pada 1-5 September 2025, analis menegaskan pelaku pasar akan fokus pada sentimen kunci yakni aksi demo dan gejolak pasar. Meski Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) anjlok lebih dari 2% akibat demonstrasi nasional, namun diyakini masih ada peluang emas di tengah badai.

"Demonstrasi mahasiswa dan pekerja mengenai gaji DPR, dana pendidikan, dan program makan sekolah berujung pada penurunan IHSG lebih dari 2% dan pelemahan Rupiah hampir 1%. Bank Indonesia dan pengawas bursa perlu turun tangan untuk stabilisasi," terang Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan.

Ia pun memproyeksi IHSG cenderung melemah dalam sepekan mendatang karena market akan fokus pada dinamika demo dan pernyataan otoritas, termasuk langkah Bank Indonesia dan Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK), agar tidak menyebabkan kepanikan di pasar keuangan. Trader dan investor juga harus mencermati level support penting IHSG 7700-7800.

Baca Juga: Dana Asing Rp1,61 Triliun Kabur ke Luar Negeri, Kepercayaan Investor Diganggu Demo Ricuh

Diketahui, selama sepekan terakhir IHSG ditutup di level 7.830 atau melemah kurang lebih 0,36% dibandingkan pekan sebelumnya. Di masa pelemahan IHSG minggu lalu, investor asing melakukan pembelian (inflow) mencapai Rp1,3 triliun di pasar reguler.

Menariknya, pada pekan lalu IHSG sempat menyentuh area level tertinggi yaitu di level 8023 pada tanggal 28 Agustus 2025, namun anjlok cukup dalam setelah efek demo dan ketidakpastian kondisi politik dalam negeri.

Dari sisi sentimen, David menyebutkan dari global ada aliran dana global melambat dan investor ternyata berhati-hati terkait independensi Federal Reserve AS, setelah Presiden Trump berupaya memecat seorang gubernur Fed. Alhasil, inflow ke dana ekuitas global menjadi turun.

Selain itu, harga emas spot melonjak hingga sekitar US$ 3.448,5 per troy ounce, mencatat rekor tertinggi sepanjang sejara. Ketidakpastian politik, seperti upaya penggantian Gubernur Fed oleh Trump, mendorong investor mencari perlindungan lewat emas.

Baca Juga: Rapor IHSG Sepekan, Cetak Rekor dengan Kapitalisasi Pasar Tembus Rp14.377 Triliun

Sementara itu dari domestik, ada sentimen kepercayaan konsumen yang naik sedikit, dimana indeks keyakinan konsumen per Juli naik ke 118,1 dari 117,8 pada Juni. Sub-indeks ekspektasi menunjukkan perbaikan didorong oleh harapan peningkatan pendapatan dan peluang kerja.

Rekomendasi saham-saham pilihan:

1. Buy ANTM (Current Price: 3.040, Entry: 3.040, Target Price: 3.250 (6,91%), Stop Loss: 2.950 (-2,96%), Risk to Reward Ratio 1:2,3). Harga komoditas emas kembali naik menyentuh all time high. Bahkan, pada Jumat pekan lalu saat IHSG bergerak turun, ANTM tetap tutup dengan candlestick yang sangat menarik. Dari sisi fundamental, berdasarkan kinerja 1H 2025, laba bersih ANTM naik 203%.

2. Buy HRTA (Current Price: 690, Entry: 690, Target Price: 760 (10,14%), Stop Loss: 660 (-4,35%) dan Risk to Reward Ratio 1:2,3). HRTA sebagai toko butik emas akan sangat diuntungkan dengan komoditas emas yang terus naik. HRTA juga dikabarkan akan bekerjasama dengan BRIS untuk membentuk BSI gold. Dengan kerjasama ini tentu akan memperluas pangsa pasar HRTA.

3. Buy SIDO (Current Price: 520, Entry: 520, Target Price: 550 (5,77%), Stop Loss: 505 (-2,88%) dan Risk to Reward Ratio 1:2,0). Perbaikan data keyakinan konsumen memberikan indikasi konsumsi masyarakat masih terjaga dan SIDO sebagai produk yang dapat dikonsumsi harian akan lebih resilience terhadap kondisi ekonomi saat ini serta secara pergerakan harga saat ini SIDO cukup dekat dengan area supportnya.

4. Buy Reksa Dana Saham Premier ETF IDX30 (XIIT). Power Fund Series (PFS) ini merupakan produk dengan komposisi IDX30. XIIT menarik karena memberikan akses instan ke 30 saham paling likuid dan unggulan di BEI, sehingga cocok untuk diversifikasi dengan risiko lebih terukur. Selain itu, sebagai ETF, XIIT bisa dibeli seperti saham dengan biaya rendah dan transparansi tinggi.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
MNC Sekuritas Ajak Investor...
MNC Sekuritas Ajak Investor Pahami Saham Syariah lewat Webinar Gratis Beli Saham Syariah
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Tipis ke 6.010, Ada 519 Saham Malas Bergerak
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Rekomendasi
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
Khasiat Surat Al Waqiah...
Khasiat Surat Al Waqiah yang Jarang Diketahui: Rezeki Lancar, Hidup Berkah hingga Wajah Bercahaya di Akhirat
Berita Terkini
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi BBM di Tengah Lonjakan Permintaan
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Infografis
Ukraina Bisa Miliki...
Ukraina Bisa Miliki Senjata Nuklir dalam Beberapa Bulan ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved