Ekspor Batu Bara Indonesia Ambruk 21,74 Persen, BPS Ungkap Penyebabnya

Selasa, 02 September 2025 - 12:43 WIB
loading...
Ekspor Batu Bara Indonesia...
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa kinerja ekspor batu bara Indonesia mengalami penurunan signifikan sebesar 21,74 persen secara kumulatif pada periode Januari hingga Juli 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik ( BPS ) melaporkan bahwa kinerja ekspor batu bara Indonesia mengalami penurunan signifikan sebesar 21,74% secara kumulatif pada periode Januari hingga Juli 2025. Penurunan ini terutama disebabkan oleh berkurangnya permintaan dari sejumlah negara mitra dagang utama.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengatakan, penurunan ini didorong oleh volume ekspor batu bara yang anjlok sebesar 6,95%. "Ini mengindikasikan adanya penurunan pemerintahan dari negara mitra dagang kita," jelas Pudji dalam Rilis BPS di Jakarta.

Ia menyebutkan, penurunan ini terutama terjadi di China, India, Jepang, dan Filipina. Secara nilai, ekspor batu bara pada periode Januari-Juli 2025 tercatat sebesar USD13,82 miliar, jauh di bawah capaian tahun sebelumnya yang mencapai USD17,66 miliar.

Baca Juga: Harga Masih Anjlok, Bahlil Kaji Ulang Rencana Ekspor Batu Bara

Selain itu, harga rata-rata ekspor batu bara juga menyusut 9,64 persen, dari USD71,24 menjadi USD64,37 per ton. Di sisi lain, BPS mencatat kinerja ekspor komoditas non-migas unggulan lainnya justru mengalami penguatan.

Ekspor besi dan baja melompat 10,57% menjadi USD16,09 miliar, sementara ekspor CPO dan turunannya menguat 9,21% menjadi USD14,02 miliar. Secara keseluruhan, total nilai ekspor Indonesia pada Januari-Juli 2025 mencapai USD160,16 miliar, naik 8,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: China dan India Kurangi Impor Batu Bara Indonesia, Ini Penyebabnya

Peningkatan ini didorong oleh ekspor non-migas yang naik 9,55%, meskipun ekspor migas turun 14,56%. Pudji menyebutkan, tiga besar negara tujuan ekspor adalah China, Amerika Serikat, dan India. Ketiga negara ini menyumbang 41,53 persen dari total ekspor non-migas Indonesia.

Dari sektornya, peningkatan ekspor non-migas secara kumulatif terjadi pada industri pengolahan dan pertanian.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
China Revisi Jumlah...
China Revisi Jumlah Korban Tewas Tragedi Tambang Batu Bara, dari 90 Jadi 82 Orang
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rekomendasi
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved