China dan India Kurangi Impor Batu Bara Indonesia, Ini Penyebabnya

Rabu, 02 Juli 2025 - 16:02 WIB
loading...
China dan India Kurangi...
Pengimpor batu bara thermal terbesar, China dan India memangkas pengiriman dari Indonesia yang digunakan untuk bahan bakar pembangkit listrik. Foto/Dok Reuters
A A A
SINGAPURA - Pengimpor batu bara thermal terbesar, China dan India memangkas pengiriman dari Indonesia yang digunakan untuk bahan bakar pembangkit listrik. Keputusan China dan India mengurangi impor dari Tanah Air, demi mendapatkan jenis batu bara yang lebih padat energi dari tempat lain.

Penurunan harga secara global telah membuat batu bara berkualitas lebih tinggi menjadi lebih kompetitif. Pembelian batu bara oleh China dan India dari Indonesia, pengekspor terbesar di dunia tercatat turun lebih cepat dibandingkan dengan total impor batu bara thermal mereka.

"Kedua negara tersebut beralih ke batu bara dengan nilai kalori (CV) lebih tinggi yang menghasilkan lebih banyak energi per ton," menurut para pejabat industri.

Baca Juga: Ketergantungan Afrika Selatan pada Batu Bara Membahayakan Ekonomi

"Dengan kualitas yang lebih tinggi, maka harga batu bara menjadi lebih mahal, tetapi menghasilkan lebih banyak energi untuk setiap dolar yang dibelanjakan pada harga saat ini. Satu juta ton batubara kualitas lebih tinggi dapat menggantikan 1,2-1,3 juta ton atau bahkan 1,5 juta ton dari Indonesia," kata Vasudev Pamnani, direktur di trader batubara I-Energy Natural Resources yang berbasis di India.

Di China, batu bara termal kalori sedang dan rendah dari Indonesia harus bersaing keras dengan pasokan dari Rusia dengan harga diskon dan mempunyai kualitas serupa. Hal ini diungkapkan oleh analis Kpler, Zhiyuan Li seperti dilansir Reuter.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Rekomendasi
Lowongan Kerja KAI Services...
Lowongan Kerja KAI Services 2026 Dibuka, Lulusan SMA Segera Daftar
Digelar Hari Ini, Ruben...
Digelar Hari Ini, Ruben Onsu Siap Hadapi Sarwendah di Sidang Perdana Gugatan Hak Asuh Anak
Tembus Final, Spanyol...
Tembus Final, Spanyol Auto Juara? Begini Rekor Mengilau Matador
Berita Terkini
Hadapi Ancaman El Nino...
Hadapi Ancaman El Nino 2026, Pekebun Sawit Wajo Dilatih Strategi Adaptasi Cuaca Ekstrem
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved