Bagaimana Nasib Proyek Bendungan di Tengah Pandemi? Yuks Intip Perkembangannya

loading...
Bagaimana Nasib Proyek Bendungan di Tengah Pandemi? Yuks Intip Perkembangannya
Proyek Bendungan Way Sekampung yang progressnya telah mencapai 92,92%. Foto/Istimewa
JAKARTA - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) saat ini tengah mengerjakan beberapa proyek bendungan di Indonesia. Director of Operation II PT Waskita Karya (Persero) Tbk Bambang Rianto mengatakan bahwa pengerjaan proyek tetap dilanjutkan dengan mematuhi protokol kesehatan . “Pandemi Covid-19 tidak membuat pengerjaan proyek terhenti. Tetapi harus mematuhi prosedur kesehatan yang dianjurkan,” kata Bambang di Jakarta, Jumat (11/9/2020).

Di Jawa Tengah, WSKT dalam proses membangun Bendungan Jlantah dengan nilai konstruksi sebesar Rp570 Miliar yang saat ini progresnya 15,02% dan ditargetkan selesai pada akhir 2022. WSKT juga tengah melaksanakan konstruksi Bendungan Bener dengan progress saat ini mencapai 26,54% dan ditargetkan akan rampung kuartal IV-2023. ( Baca juga:OJK Siap Benahi Tata Kelola Asuransi Demi Penetrasi )

Di Jawa Barat terdapat Bendungan Leuwikeris yang juga dikerjakan oleh WSKT dan sampai dengan saat ini telah mencapai progress 35,86%. Rencananya, bendungan ini selesai pada akhir tahun 2021. WSKT juga melaksanakan pembangunan Bendungan Karian yang berlokasi di Banten dan direncanakan akan selesai pada kuartal I tahun depan. Progress pekerjaan proyek tersebut telah mencapai 70,85%.

"Sementara itu di Pulau Sumatera, perseroan tengah mengerjakan proyek Bendungan Way Sekampung yang progressnya telah mencapai 92,92%. Kami juga mengerjakan Bendungan Margatiga yang berlokasi di Lampung dan saat ini progressnya mencapai 40,24%. Proyek tersebut direncanakan selesai pada akhir tahun 2021," jelas Bambang.



Selain itu WSKT juga tengah mengerjakan Bendungan Tiga Dihaji di Provinsi Sumatera Selatan. Proyek yang dimulai pada tahun 2018 ini progress konstruksinya mencapai 6,23% dan ditargetkan rampung pada kuartal III 2023. Perusahaan juga dipercaya membangun Bendungan Rukoh di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam yang ditargetkan akan rampung pada akhir 2022, saat ini progress proyek tersebut telah mencapai 17,15%.

Bambang melanjutkan, selain di Pulau Jawa dan Sumatera, WSKT juga tengah menyelesaikan Bendungan Tapin di Kalimantan Selatan. Pekerjaan yang dimulai pada tahun 2015 ini sudah mencapai progress 99% dan rencananya akan selesai di tahun ini. Tidak hanya itu, WSKT juga sedang menyelesaikan pembangunan Bendungan Temef di Nusa Tenggara Timur. Proyek yang dimulai pada tahun 2018 tersebut telah mencapai progress 45,04% dan ditargetkan akan selesai pada awal 2022. ( Baca juga:Kembangkan Vaksin Corona, Indonesia Jajaki Kerja Sama dengan Jepang )

“Seluruh progres pekerjaan konstruksi bendungan realisasinya sudah sesuai dengan jadwal yang ditentukan.Kami selalu berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan konstruksi dengan tepat waktu dan juga menghasilkan mutu pekerjaan terbaik,” tambahnya.

Waskita Karya memang memiliki segudang pengalaman dalam pengerjaan proyek di bidang sumber daya air seperti bendungan. Sebelumnya, Waskita telah menyelesaikan beberapa bendung maupun bendungan besar seperti Bendungan Raknamo, Bendungan Gondang, Bendungan Jatigede, Bendungan Teritip, Bendungan Jatibarang, Bendungan Tilong, dan Bendungan Pandan Duri.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top