Kelas Menengah Pikul Beban Berat, Ramai-ramai Pindah ke BPJS Kesehatan

Jum'at, 05 September 2025 - 14:00 WIB
loading...
Kelas Menengah Pikul...
Beban kelas menengah semakin berat sehingga banyak yang beralih dari asuransi kesehatan swasta ke BPJS Kesehatan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Fenomena menarik muncul di kalangan masyarakat kelas menengah. Setelah sebelumnya lebih memilih layanan asuransi kesehatan swasta kini banyak dari mereka beralih menggunakan BPJS Kesehatan.

Pergeseran ini dinilai menjadi cerminan melemahnya daya beli masyarakat di tengah beban ekonomi yang kian berat. Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menilai maraknya penggunaan BPJS Kesehatan oleh kelas menengah adalah sinyal bahwa ruang konsumsi semakin tertekan.

"Masyarakat menilai uang yang dikeluarkan tiap bulan untuk iuran harus dimaksimalkan. Daripada keluar biaya tambahan untuk kesehatan, mereka lebih memilih mengalokasikan dana untuk kebutuhan pokok yang harganya terus naik," ujarnya saat dihubungi SindoNews, Jumat (5/9).

Baca Juga: Tren Masyarakat Bergeser, Banyak Kelas Menengah Kembali Pakai BPJS Kesehatan

Menurut dia banyak perusahaan juga mulai meninggalkan fasilitas asuransi swasta. Sebagian hanya mendaftarkan pekerjanya pada program BPJS Kesehatan. Bahkan, pemutusan hubungan kerja (PHK) massal membuat pekerja kehilangan manfaat dari asuransi swasta yang sebelumnya ditanggung perusahaan.

Selain faktor ekonomi, turunnya kepercayaan publik terhadap asuransi swasta turut memengaruhi pergeseran ini. Skema co-financing dan premi yang semakin tinggi membuat masyarakat enggan melanjutkan kepesertaan.

Di sisi lain, layanan BPJS Kesehatan kini dinilai lebih transparan dan mudah diawasi. "Jika pelayanan buruk, masyarakat bisa langsung menyuarakan keluhan lewat media sosial atau kanal pengaduan lain. Kondisi ini membuat BPJS berupaya memperbaiki kualitas layanannya," kata Huda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Menembus Batas Geografis,...
Menembus Batas Geografis, Layanan VIOLA Menjadi Jembatan Asa JKN di Ujung Negeri
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Rekomendasi
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
Rano Karno Kaget Nobar...
Rano Karno Kaget Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng Dihadiri Hampir 14 Ribu Warga
Messi Nyaris Celaka...
Messi Nyaris Celaka Jelang Final Piala Dunia 2026, Ditekel Rekan Setim
Berita Terkini
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Infografis
Kelas Menengah Terancam...
Kelas Menengah Terancam Jatuh Miskin, Beban Ekonomi Makin Berat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved