Laos Resmi Nyatakan Minat Gabung BRICS, Masuk Daftar 45 Negara Calon Anggota

Sabtu, 06 September 2025 - 08:43 WIB
loading...
Laos Resmi Nyatakan...
Laos resmi menyatakan ketertarikannya untuk bergabung dengan BRICS. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Perdana Menteri Laos, Sonexay Siphandone, menyatakan secara resmi ketertarikan negaranya untuk bergabung dengan kelompok ekonomi BRICS. Hal itu disampaikan saat menghadiri dialog bisnis Rusia-Laos dalam rangkaian Eastern Economic Forum (EEF) di Vladivostok, Jumat (6/9).

"Kami tertarik menjadi anggota BRICS. Saat ini, kami sedang mempelajari isu tersebut," ujar Siphandone dikutip dari Watcher Guru, Sabtu (6/9).

Baca Juga: BRICS Gelontorkan Investasi Rp33 Triliun di Malaysia, Serap 6.000 Tenaga Kerja

Ia menekankan bahwa keanggotaan BRICS dinilai sejalan dengan kepentingan nasional Laos.
Menurut dia, BRICS semakin berperan penting dalam membangun kemandirian negara-negara di kawasan Global South.

Salah satu bentuknya adalah upaya mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam perdagangan internasional. "Sebelumnya hal ini terasa mustahil, tetapi berkat aliansi BRICS, kini mulai terwujud," ujarnya.

Laos, yang berada di kawasan Asia Tenggara dan berbatasan dengan Kamboja, Vietnam, serta Thailand, melihat peluang besar untuk memperkuat posisi ekonomi melalui BRICS. Siphandone menyampaikan pernyataan itu setelah bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di sela EEF.

"Saya berterima kasih atas undangan untuk menghadiri Forum Ekonomi Timur yang ke-10 ini. Suatu kehormatan besar bagi saya kembali mengunjungi Rusia setelah hampir 38 tahun," tutur Siphandone.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Rekomendasi
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Mengenal William Adi,...
Mengenal William Adi, Kreator Konten yang Konsisten Edukasi Skincare dan Kesehatan Kulit
Dede Sunandar Akui Tak...
Dede Sunandar Akui Tak Ingin Cerai, Tapi Karen Hertatum Tetap Ingin Berpisah
Berita Terkini
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved