3 Modus Penipuan Keuangan Berbasis AI, Masyarakat Diimbau Waspada

Minggu, 07 September 2025 - 18:38 WIB
loading...
3 Modus Penipuan Keuangan...
OJK mencatat adanya tiga aduan khusus dari masyarakat terkait penyalagunaan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam industri keuangan sepanjang Agustus 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) mencatat adanya tiga aduan khusus dari masyarakat terkait penyalagunaan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam industri keuangan sepanjang Agustus 2025.Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi menyebutkan, bahwa aduan tersebut terkait modus baru yang menggunakan teknologi digital.

“Kami sampaikan bahwa pada Agustus ini ada yang khusus melaporkan terkait AI, ada tiga pengaduan," kata Friderica dalam konferensi pers RDKB OJK.

Aduan pertama berkaitan dengan perilaku penagihan dari industri jasa keuangan, dengan ancaman sebar foto yang sudah diedit menggunakan AI. "Jadi (mereka melakukan ini) sebenarnya untuk menakuti dan lain-lain," kata Kiki, sapaan akrabnya.

Baca Juga: OJK Terima 238 Ribu Laporan Penipuan Keuangan, Kerugian Capai Rp4,8 Triliun

Selanjutnya modus penipuan keuangan yang kedua adalah penyalahgunaan data dengan memanfaatkan AI untuk membuka rekening palsu. Sementara yang ketiga adalah pemalsuan bukti transfer menggunakan AI.

Maraknya penipuan berbasis teknologi digital menambah daftar modus penipuan yang selama ini sudah ada. OJK juga menemukan sejumlah modus lain yang termasuk dalam kategori social engineering dan peretasan akun.

Kiki mencontohkan satu kasus, saat pelaku berpura-pura menjadi pihak tertentu seperti customer service pelaku usaha jasa keuangan, travel agent, lembaga pemerintah, hingga internet provider.

Dari situ, korban yang merupakan nasabah maupun calon nasabah diarahkan untuk memberikan data pribadi berupa PIN dan OTP. Baca Juga: Waspada Penipuan SMS OTP dari Bank, Begini Modus dan Pencegahannya

Selain kasus berbasis AI, OJK juga menyoroti beberapa modus yang kini marak, antara lain impersonation atau peniruan identitas berizin, penawaran investasi berkedok perdagangan aset kripto, penawaran investasi dengan iming-iming tugas tertentu, penipuan robot trading, hingga fake SMS masking.

"Kita memang harus selalu mengingat bahwa di era digital yang terus berkembang ini muncul juga banyak tantangan dan permasalahan di masyarakat kita salah satunya yaitu berbagai penipuan dan scam yang menggunakan teknologi," jelasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
White Paper MDI Ventures...
White Paper MDI Ventures Petakan Jalur Ekonomi Digital Inklusif di Indonesia
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Rekomendasi
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved