Xi Jinping dan Putin Hadiri KTT Virtual BRICS Bahas Tarif Trump, Modi Absen

Selasa, 09 September 2025 - 07:36 WIB
loading...
A A A
Di Washington, reaksi Trump terhadap KTT SCO sangat cepat dan lugas. Ia mengunggah di media sosialnya, Truth Social, bahwa "India membeli sebagian besar minyak dan produk militernya dari Rusia, sangat sedikit dari AS," menggemakan keluhannya yang sudah lama tentang defisit perdagangan India-AS.

Kritik ini meningkat pada Jumat, di mana ia menyatakan AS telah "kehilangan India dan Rusia ke China yang paling gelap dan paling dalam" dan mendoakan mereka "masa depan yang panjang dan sejahtera bersama."

Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, memperkuat pesan tersebut dalam wawancara dengan Bloomberg Television. Ia secara langsung mengkritik keanggotaan India di BRICS. "India belum mau membuka pasarnya, berhenti membeli minyak Rusia, dan berhenti menjadi bagian dari BRICS," katanya, menambahkan, "Jika itu yang Anda inginkan, silakan saja."

Presiden Trump berulang kali menargetkan BRICS dalam retorikanya. Pada Juli, ia memperingatkan bahwa negara mana pun yang bersekutu dengan kebijakan "anti-Amerika" dari blok tersebut akan menghadapi tarif tambahan sebesar 10%. Bulan lalu, ia menyebut BRICS sebagai "kelompok kecil" yang bertekad melemahkan dolar AS, mengancam lebih banyak sanksi jika anggotanya melanjutkan upaya untuk berdagang dalam mata uang lokal. India sendiri telah secara konsisten menyatakan bahwa dedolarisasi bukanlah bagian dari agendanya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Rekomendasi
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Berita Terkini
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Infografis
Arab Saudi-AS Retak,...
Arab Saudi-AS Retak, Mohammed bin Salman dan Xi Jinping Makin Akrab
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved