LPPI Soroti Rendahnya Rasio Pajak Indonesia, Hanya 12% dari PDB

Rabu, 10 September 2025 - 07:53 WIB
loading...
LPPI Soroti Rendahnya...
Deklarasi Lembaga Pemerhati Pajak Indonesia (LPPI). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Rasio pajak Indonesia yang masih stagnan di kisaran 12% dari Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi sorotan utama Lembaga Pemerhati Pajak Indonesia (LPPI). Angka ini dinilai jauh di bawah rata-rata kawasan Asia Pasifik yang mencapai 19–20%. Rendahnya rasio pajak ini mengindikasikan perlunya reformasi sistem perpajakan secara menyeluruh.

Sorotan tersebut disampaikan dalam acara deklarasi LPPI yang juga diisi dengan diskusi publik di Jakarta. Acara ini dihadiri oleh sejumlah narasumber, antara lain Anggota Komisi XI DPR RI Fauzi H. Amro dan Staf Ahli Jaksa Agung, Masyhudi.

Ketua Umum LPPI Harianto Minda menyatakan rendahnya rasio pajak menjadi masalah serius, apalagi di tengah angka belanja perpajakan (tax expenditure) yang mencapai Rp362,5 triliun pada 2024.

"Efektivitas belanja perpajakan yang setara 1,73% PDB ini masih dipertanyakan dalam mendukung pembangunan dan investasi produktif," ujar Harianto.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Didorong Perkuat Insentif Industri dan Reformasi Pajak

Ia juga menyoroti rendahnya tingkat kepatuhan pajak badan usaha yang hanya sekitar 6% serta praktik penghindaran pajak yang agresif. Senada dengan Harianto, Fauzi H. Amro menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan oleh kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan yang adil, transparan, dan akuntabel.

"Pajak adalah instrumen utama mewujudkan kesejahteraan rakyat. Keadilan fiskal hanya dapat terjamin apabila hak-hak wajib pajak dilindungi penuh oleh negara," kata Fauzi.

Ia pun menyatakan dukungannya terhadap berdirinya LPPI sebagai lembaga pengawas independen.
Dari sisi hukum, Masyhudi menekankan pentingnya pengawasan dari berbagai lapisan masyarakat untuk meningkatkan integritas sistem perpajakan.

"Dalam beberapa tahun terakhir, muncul kasus-kasus seperti kebijakan pajak dan retribusi daerah yang tidak berdasar, hingga kasus besar seperti Rafael Alun. Kami mengajak masyarakat melalui LPPI ini untuk saling mengawasi," tuturnya.

Baca Juga: Serahkan Jabatan Menteri Keuangan ke Purbaya, Ini Pesan Sri Mulyani

Sementara, Abdul Ghofur menyoroti potensi optimalisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor perhutanan, perkebunan, pertambangan, dan sektor lainnya (PBB P5L). Menurutnya, mekanisme PBB P5L perlu dilaksanakan secara akuntabel dan optimal karena dapat menopang pembangunan nasional dan daerah.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tekanan Fiskal Meningkat,...
Tekanan Fiskal Meningkat, IMF Wanti-wanti Ledakan Utang Publik Global
Defisit APBN Maret 2026...
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240,1 Triliun, 0,93% dari PDB
H-2 Batas Akhir Pelaporan...
H-2 Batas Akhir Pelaporan SPT: Aktivasi Coretax Menanjak hingga Tembus 17 Juta
Coretax Sering Error,...
Coretax Sering Error, Menkeu Purbaya Salahkan Anak Buah Nakal
Rasio Utang Indonesia...
Rasio Utang Indonesia Tembus 40,46% dari PDB, Purbaya: Masih Aman
Purbaya soal KPK OTT...
Purbaya soal KPK OTT Pegawai Pajak di Banjarmasin: Pintu Masuk Pembenahan Sistem
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Rule Versus Diskresi
Rule Versus Diskresi
Rekomendasi
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Berita Terkini
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved