Rasio Utang Indonesia Tembus 40,46% dari PDB, Purbaya: Masih Aman

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:55 WIB
loading...
Rasio Utang Indonesia...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan posisi utang negara yang berada di angka Rp9.637,90 triliun per 31 Desember 2025 masih tergolong dalam batas wajar dan aman. Angka tersebut setara dengan rasio 40,46% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Dia merujuk perbandingan dengan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, rasio utang Indonesia justru terbilang lebih rendah. Sebagai perbandingan, rasio utang Thailand berada di angka 63,5%, Malaysia di level 64%, bahkan Singapura mencatatkan angka yang sangat tinggi yakni antara 165 hingga 170%.

"Dengan standar itu, kita masih aman. Nggak apa-apa, memang kenapa? Singapura berapa?. Malaysia berapa?. Thailand berapa? Coba cek saja Thailand berapa," ujar Purbaya di komplek parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: Purbaya: Pilihan Sekarang Tambah Utang atau Kembali ke Krisis 1998

Selain itu, Purbaya juga menyoroti defisit APBN yang tetap terjaga di bawah ambang batas 3 persen sesuai amanat Undang-Undang Keuangan Negara, meskipun pada penutupan tahun 2025 defisit fiskal sempat mengalami kenaikan hingga menyentuh level 2,92%. "Defisitnya 3% nggak? Nggak. Ekonomi? Apa lagi yang mau dicari? Anda minta?" lanjutnya.



Menurut Purbaya, lonjakan defisit fiskal yang nyaris menyentuh batas 3% tersebut merupakan langkah taktis yang sengaja diambil pemerintah. Tujuannya adalah untuk menggenjot belanja negara sebagai strategi mendorong pertumbuhan serta membalikkan kondisi ekonomi domestik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
Delapan Fraksi Setujui...
Delapan Fraksi Setujui RUU PFII, Indonesia Didorong Jadi Pusat Keuangan Global
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Pakar: Penempatan Dana...
Pakar: Penempatan Dana SAL Sesuai UU APBN 2026, Kebijakan Purbaya Dinilai Tepat
Rekomendasi
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved