Tinggalkan Dolar AS, 1.700 Bank di Dunia Beralih ke Yuan China

Minggu, 14 September 2025 - 08:43 WIB
loading...
Tinggalkan Dolar AS,...
Fenomena dedolarisasi atau upaya mengakhiri ketergantungan pada dolar AS semakin menguat di seluruh dunia. FOTO/Oilprice.com
A A A
JAKARTA - Sistem pembayaran lintas negara milik China, Cross-Border Interbank Payment System (CIPS) berhasil memproses transaksi dengan mata uang yuan hingga 175 triliun yuan atau setara Rp403.000 triliun. Angka fantastis tersebut menunjukkan pergeseran signifikan dalam lanskap keuangan global di mana lebih dari 1.700 bank di seluruh dunia telah memfasilitasi transaksi menggunakan mata uang China tersebut.

Berdasarkan laporan The Economist, volume transaksi melalui CIPS meningkat drastis hingga 43% sepanjang tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut tak lepas dari upaya agresif China dalam mempromosikan yuan terutama di antara negara-negara anggota BRICS, serta mitra-mitra dagang lainnya.

Baca Juga: Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp102 Triliun

Sejumlah bank dari berbagai negara, termasuk Turki, Mauritius, dan Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan telah beralih menggunakan CIPS untuk memfasilitasi pembayaran dalam mata uang yuan. Sistem pembayaran ini dirancang untuk mempermudah kliring dan penyelesaian transaksi yuan lintas batas sehingga mempercepat perdagangan internasional sekaligus mengurangi dominasi dolar AS.

Pemerintah China bahkan memperluas jangkauan layanan CIPS ke Afrika dan Timur Tengah, memperkuat cengkeraman mereka di pasar-pasar kunci tersebut. Dilansir dari Watcher Guru, hampir seluruh operasional CIPS dikendalikan oleh lembaga-lembaga keuangan China, yang melayani lebih dari 33 sektor pasar.

Strategi ini merupakan bagian dari visi ambisius Presiden Xi Jinping untuk menjadikan China mandiri secara ekonomi dan tidak lagi bergantung pada dolar AS. Di tengah ketidakpastian geopolitik dan perang dagang yang dipicu pemerintahan Donald Trump, banyak negara berkembang mulai kehilangan kepercayaan terhadap dolar AS, yang dianggap telah dipolitisasi oleh Gedung Putih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Rekomendasi
Misteri Rumah Rimar...
Misteri Rumah Rimar Idol Terungkap! Sosok Bermuka Batu Bertaring Pernah Muncul di Depannya
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Masih Dibuka hingga 11 Juni, Simak Jadwal Lengkapnya
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved