Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Ekonom: Masalahnya Nggak Ada Permintaan Kredit

Minggu, 14 September 2025 - 16:25 WIB
loading...
A A A
Dampaknya, pengangguran sulit ditekan dan daya beli masyarakat tetap lemah. Jika sektor riil tidak tumbuh, maka penyerapan tenaga kerja juga terbatas, memperparah masalah pengangguran dan menurunkan konsumsi rumah tangga yang menjadi motor utama perekonomian.

Eko menegaskan agar suntikan dana Rp200 triliun ini efektif, pemerintah harus melakukan reformasi struktural di sektor riil. Langkah-langkah seperti deregulasi, pemberantasan premanisme yang mengganggu usaha, pemberian kredit murah, serta peningkatan akses pasar sangat penting.

Selain itu, pelatihan keterampilan bagi pelaku UMKM juga diperlukan agar mereka mampu memanfaatkan kredit dan memperluas usahanya. Kebijakan fiskal harus lebih pro-stimulasi dengan efisiensi anggaran yang terukur agar APBN tetap optimal dan tidak digunakan untuk hal-hal yang tidak esensial.

Realokasi anggaran ke belanja produktif yang berdampak cepat, seperti infrastruktur digital, irigasi, jalan, dan perbaikan logistik, juga sangat krusial untuk mendukung sektor riil.

Percepatan belanja strategis di sektor pangan, energi, UMKM, dan kesehatan harus dilakukan agar tidak menumpuk di akhir tahun dan segera memberikan dampak positif pada ekonomi. Dana transfer ke daerah juga harus dimanfaatkan secara produktif tanpa dipotong karena pertumbuhan ekonomi daerah menjadi salah satu tumpuan utama pertumbuhan nasional.

Risiko Pengelolaan Dana

Risiko besar muncul jika dana Rp200 triliun ini hanya berputar di sistem perbankan tanpa tersalur ke sektor riil. Dana tersebut bisa menjadi "dana menganggur" yang tidak memberikan multiplier effect bagi perekonomian. Bank akan kesulitan mencari debitur yang layak dan mau meminjam, sementara pelaku usaha masih menghadapi berbagai kendala struktural.

Sementara, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dana tersebut wajib digunakan untuk mendukung pertumbuhan sektor riil dan tidak boleh dipakai membeli Surat Berharga Negara (SBN). Bank mitra juga diwajibkan melaporkan penggunaan dana setiap bulan kepada Kemenkeu untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Pakar: Penempatan Dana...
Pakar: Penempatan Dana SAL Sesuai UU APBN 2026, Kebijakan Purbaya Dinilai Tepat
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Diborgol, Boyamin Saiman: Kejaksaan Agung Ceroboh
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved