30 Hektare Sawah Gagal Panen Imbas Kebocoran Pipa Minyak Vale di Sulsel

Selasa, 16 September 2025 - 17:07 WIB
loading...
30 Hektare Sawah Gagal...
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. FOTO/Instagram
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan imbas insiden kebocoran pipa minyak milik PT Vale Indonesia sebanyak 30 hektare sawah milik petani setempat gagal panen. Dia menjelaskan lokasi persis puluhan hektare sawah yang gagal panen itu berlokasi di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Saat ini telah dilakukan penanganan dan isolasi warga yang terdampak kebocoran minyak tersebut.

"Kami sampaikan terdampak ada 30 hektare sawah gagal panen. Penanggulangannya sudah sudah dilakukan isolasi dan sudah ditanggulangi," ujar dia di Kompleks DPR, Selasa (16/9).

Baca Juga: 9 Jalur Pipa Gas dan Minyak Mentah Terpenting di Dunia, Siapa Penguasanya?

Lebih lanjut, Wamentan mengatakan saat ini perusahaan bersangkutan telah berkomitmen untuk memberikan pertanggungjawaban terhadap masyarakat terdampak khususnya petani yang gagal panen. Pertanggung jawaban itu berupa kompensasi dari potensi panen yang bisa dihasilkan jika kebocoran tidak terjadi.

"Bentuk pertanggungjawaban adalah, akan ada kompensasi ke petani oleh Perusahaan bersangkutan, dan tim Kementan akan koordinasi ke wilayah tersebut untuk memastikan bahwa kerugian masyarakat itu tertangani," sambungnya.

Sebagai informasi, pada Sabtu dini hari, 8 September 2025, terjadi kebocoran pipa minyak milik PT Vale Indonesia (PTVI) di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Begitu menerima laporan, PTVI segera membentuk Tim Tanggap Darurat (Emergency Response Group/ERG) untuk menahan laju tumpahan minyak di Sungai Koro Lioka.

Baca Juga: Harga BBM Iran Termurah di Dunia, Beli Bensin Cuma Rp800 per Liter

Langkah penanganan meliputi, pemasangan oil boom untuk membatasi dan mengendalikan tumpahan minyak di aliran sungai, penggunaan absorbent pad guna menyerap minyak agar tidak menyebar lebih luas, dan pembuatan sodetan dan kolam buatan berlapis plastik berukuran 4x4 meter untuk menampung minyak agar tidak mencemari area persawahan.

Lokasi sumber kebocoran berada di titik hulu pada ketinggian sekitar 500 mdpl. Penanganan di titik ini melibatkan 30-50 orang per shift dengan pola kerja 24 jam. Setelah sepekan, pipa yang bocor sudah berhasil ditutup dan proses pengecekan rembesan dilakukan.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pertamina NRE Pasang...
Pertamina NRE Pasang PLTS Pertama di Kapal Angkut Minyak
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
Rekomendasi
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Berita Terkini
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved