Perdana Umumkan APBN KiTa, Purbaya Sebut Defisit APBN Bengkak Jadi Rp321,6 Triliun
Senin, 22 September 2025 - 14:57 WIB
loading...
A
A
A
Meski APBN mencatat defisit, posisi keseimbangan primer pada Agustus 2025 masih surplus Rp22 triliun. Namun, angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencatat surplus Rp162,1 triliun. Dari sisi pendapatan, negara berhasil mengumpulkan Rp1.638,7 triliun hingga Agustus atau sudah 57,2 persen dari target outlook tahun ini.
Purbaya menjelaskan tren penurunan keseimbangan primer perlu dicermati karena menunjukkan tantangan pemerintah dalam menjaga kesinambungan fiskal. “Kita harus menjaga agar belanja tetap produktif dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Ia menambahkan, defisit yang melebar juga dipengaruhi oleh kebutuhan belanja untuk memperkuat program prioritas pemerintah, termasuk perlindungan sosial dan pembangunan infrastruktur.
Baca Juga: Gebrakan Baru Purbaya Bakal Kurangi Subsidi Listrik Tanpa Naikkan Tarif, Gimana Caranya?
Pemerintah sendiri telah menetapkan proyeksi defisit APBN 2025 sebesar Rp662 triliun, atau sekitar 2,78 persen dari PDB. Dengan demikian, posisi defisit per Agustus menunjukkan hampir separuh dari total proyeksi defisit tahunan.
Purbaya menjelaskan tren penurunan keseimbangan primer perlu dicermati karena menunjukkan tantangan pemerintah dalam menjaga kesinambungan fiskal. “Kita harus menjaga agar belanja tetap produktif dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Ia menambahkan, defisit yang melebar juga dipengaruhi oleh kebutuhan belanja untuk memperkuat program prioritas pemerintah, termasuk perlindungan sosial dan pembangunan infrastruktur.
Baca Juga: Gebrakan Baru Purbaya Bakal Kurangi Subsidi Listrik Tanpa Naikkan Tarif, Gimana Caranya?
Pemerintah sendiri telah menetapkan proyeksi defisit APBN 2025 sebesar Rp662 triliun, atau sekitar 2,78 persen dari PDB. Dengan demikian, posisi defisit per Agustus menunjukkan hampir separuh dari total proyeksi defisit tahunan.
Lihat Juga :