Investor Global Siap-siap, Mata Uang BRICS Ditargetkan Meluncur di 2026

Minggu, 28 September 2025 - 07:22 WIB
loading...
Investor Global Siap-siap,...
Prototipe uang kertas BRICS telah beredar di negara anggota dalam pecahan 50, 100, dan 200. FOTO/khaama.com
A A A
JAKARTA - Peluang investasi terkait mata uang BRICS semakin mengemuka seiring persiapan blok ekonomi tersebut menuju momentum terobosan pada 2026. Saat ini, sekitar 90 persen perdagangan antaranggota BRICS telah menggunakan mata uang lokal. Bergabungnya Indonesia sebagai anggota baru serta minat lebih dari 30 negara lain menambah prospek pertumbuhan aliansi ini di tingkat global.

Para analis memprediksi, peluncuran resmi mata uang bersama BRICS akan dilakukan pada 2026. Kondisi ini membuat strategi investasi terkait BRICS kian krusial, terutama bagi investor yang ingin mengantisipasi perubahan besar dalam arsitektur keuangan internasional.

Baca Juga: 8 Efek Mata Uang Baru BRICS terhadap Dollar AS jika Sudah Berlaku

Sejumlah jalur investasi mulai terbuka, salah satunya melalui prototipe uang kertas BRICS yang telah beredar di negara anggota dalam pecahan 50, 100, dan 200 unit. India bahkan menyatakan akan menghadirkan "bentuk baru" bagi BRICS selama masa kepemimpinannya pada 2026.

Dikutip dari Watcher Guru, instrumen obligasi negara menjadi pilihan utama bagi investor. Obligasi Brasil saat ini menawarkan imbal hasil 6,7 persen, India 6,3 persen, dan China 2,8 persen. Angka tersebut 2–4 persen lebih tinggi dibandingkan obligasi pemerintah Amerika Serikat, sehingga menarik bagi diversifikasi portofolio global.

Selain obligasi, peluang juga hadir melalui produk Exchange-Traded Fund (ETF). Beberapa ETF yang memberi akses ke pasar BRICS antara lain iShares MSCI Brazil ETF (EWZ), India ETF (INDA), China ETF (MCHI), dan South Africa ETF (EZA). Perubahan kebijakan di Afrika Selatan turut memperkuat sinyal positif bagi investasi berbasis mata uang BRICS.

Dari sisi infrastruktur, New Development Bank (NDB) telah menggelontorkan investasi sekitar USD30 miliar untuk berbagai proyek. Langkah tersebut sekaligus memperkuat fondasi pengembangan mata uang BRICS, seiring uji coba sistem pembayaran BRICS Pay dan pengembangan mata uang digital bank sentral masing-masing negara anggota.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Rekomendasi
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Terluka saat Hadang...
Terluka saat Hadang Eksekusi Hotel Sultan, Kivlan Zen: Darah Saya untuk Perjuangan
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Berita Terkini
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved