Sektor Riil Megap-megap, Banjir Likuiditas Tak Cukup Dongkrak Ekonomi

Minggu, 28 September 2025 - 12:38 WIB
loading...
Sektor Riil Megap-megap,...
Indikator pelemahan sektor riil terlihat dari penjualan kendaraan yang turun tajam. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Sektor riil dinilai semakin tertekan dan kebijakan penambahan likuiditas perbankan tidak cukup untuk menggerakkan roda perekonomian nasional. Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eisha Maghfiruha Rachbini menegaskan persoalan utama justru terletak pada lemahnya iklim usaha serta rendahnya kepercayaan pelaku ekonomi.

"Dana yang digeser dari Bank Indonesia ke perbankan memang menambah likuiditas, tetapi tidak otomatis mendorong sektor riil. Daya beli masyarakat melemah, sementara ketidakpastian ekonomi meningkat. Injeksi likuiditas bukan jawaban jika sisi permintaan dan produksi sama-sama lesu," ujarnya dalam pernyataan tertulis, Minggu (28/9).

Baca Juga: Hanya Bertanggung Jawab ke Prabowo, Purbaya: Yang Lain Saya Nggak Peduli

Indikator pelemahan sektor riil dapat dilihat dari penjualan kendaraan pada Januari–Juni 2025 turun tajam, baik wholesale yang anjlok 8,6 persen maupun retail 9,5 persen. Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur tercatat berada di zona kontraksi sepanjang triwulan II-2025. Selain itu, arus investasi asing langsung (FDI) juga menyusut dari Rp217,3 triliun menjadi Rp202,2 triliun, dipicu ketegangan geopolitik dan ketatnya persaingan global dalam menarik modal.

Lesunya permintaan domestik turut memperburuk keadaan. Konsumsi rumah tangga melambat, sementara inflasi melonjak menjadi 2,37 persen pada Januari–Juli 2025, naik dari 1,07 persen pada periode sama tahun sebelumnya. Di saat bersamaan, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) naik 32 persen sepanjang semester I-2025, menekan daya beli masyarakat.

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) juga merosot dari 121,1 pada Maret menjadi 117,8 pada Juni 2025. Ekspektasi penghasilan masyarakat melemah dari 135,4 ke 133,2, menggambarkan pesimisme terhadap prospek ekonomi rumah tangga.

Menurut Eisha, kebijakan fiskal perlu diarahkan untuk menjaga keseimbangan, bukan semata-mata menyalurkan dana ke perbankan. Sebab, perbankan nasional sejatinya tidak menghadapi masalah likuiditas. Loan to Deposit Ratio (LDR) per Juli 2025 masih berada di level 87 persen, jauh di bawah ambang batas aman OJK sebesar 94 persen. Pertumbuhan kredit hanya 6,7 persen, hampir setara dengan kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 6,6 persen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Membangun dari Daerah,...
Membangun dari Daerah, Menguatkan Indonesia
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Rekomendasi
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
Ketum DPP Rekat Indonesia...
Ketum DPP Rekat Indonesia Dukung Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat Korupsi
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved