Sektor Riil Megap-megap, Banjir Likuiditas Tak Cukup Dongkrak Ekonomi

Minggu, 28 September 2025 - 12:38 WIB
loading...
A A A
Di sisi lain, likuiditas justru menumpuk di pasar moneter. Posisi operasi moneter Bank Indonesia pada awal September 2025 mencapai Rp991 triliun, naik dari Rp904 triliun setahun sebelumnya. Sebanyak 70 persen dana perbankan ditempatkan pada Surat Berharga Rupiah Bank Indonesia (SRBI) karena menawarkan imbal hasil tinggi, bukan untuk pembiayaan kredit produktif. "Masalah utamanya bukan ketersediaan dana, melainkan lemahnya permintaan kredit akibat ketidakpastian usaha," kata Eisha.

Baca Juga: Dana Rp200 Triliun Belum Cukup, Sektor Riil Harus Dibenahi

Ia menilai pemerintah perlu memusatkan strategi fiskal pada penguatan daya beli masyarakat terutama kelompok berpenghasilan rendah, agar konsumsi domestik bisa kembali bergairah. Kendati demikian, Eisha mengingatkan stimulus fiskal hanya bersifat sementara. Insentif pajak maupun bantuan sosial memang mampu menopang ekonomi dalam jangka pendek, namun tidak menyentuh masalah mendasar berupa stagnasi pendapatan riil dan minimnya penciptaan lapangan kerja.

Eisha menegaskan solusi jangka panjang bergantung pada reformasi struktural untuk memperbaiki iklim investasi dan kepastian usaha. Tanpa langkah tersebut, banjir likuiditas hanya akan memperlebar jurang antara sektor moneter dan sektor riil yang sejak 2024 makin terpisah akibat kebijakan pengetatan moneter.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Membangun dari Daerah,...
Membangun dari Daerah, Menguatkan Indonesia
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Rekomendasi
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved