Badan Bank Tanah Bisa Jadi Solusi Pengelolaan Lahan Eks HGU

Minggu, 28 September 2025 - 15:52 WIB
loading...
Badan Bank Tanah Bisa...
Deputi Bidang Pemanfaatan Tanah dan Kerja Sama Usaha, Hakiki Sudrajat saat melakukan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Badan Bank Tanah menegaskan komitmennya untuk menjadi solusi dalam pengelolaan lahan eks-HGU (Hak Guna Usaha) di Sulawesi Tengah. Kehadiran lembaga ini tidak hanya dimaknai sebagai pengelola aset negara, tetapi juga sebagai penengah antara kepentingan pembangunan dan kebutuhan masyarakat.

Deputi Bidang Pemanfaatan Tanah dan Kerja Sama Usaha Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, mengatakan pihaknya berupaya menghadirkan jalan keluar yang seimbang. "Masyarakat yang sudah berada di lahan akan tetap diperhatikan melalui program reforma agraria di atas HPL (Hak Pengelolaan Lahan) Bank Tanah, sementara pemerintah daerah dapat memanfaatkan lahan sesuai kepentingan umum," ujar dia dalam pernyataannya, Minggu (28/9).

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Bank Tanah untuk Masyarakat di Daerah Rawan Bencana

Saat ini, Badan Bank Tanah telah menyiapkan lahan seluas 1.550 hektare di Lembah Napu, Poso, untuk program reforma agraria. Dalam program tersebut, masyarakat penerima manfaat akan memperoleh sertifikat hak pakai selama 10 tahun yang kemudian bisa ditingkatkan menjadi sertifikat hak milik.

Hakiki menambahkan, keberhasilan program serupa telah tercatat di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, di mana 23 subjek reforma agraria menerima sertifikat hak pakai tahap pertama. "Kami berharap keberhasilan itu juga bisa direplikasi di Sulawesi Tengah," kata dia.

Lebih lanjut, Hakiki mengungkapkan pihaknya membutuhkan dukungan pemerintah daerah dalam pelaksanaan program. "Lahan sudah kami siapkan, sementara untuk subjek dan ketentuannya akan mengikuti arahan TORA (Tanah Objek Reforma Agraria) dari gubernur dan pemerintah daerah agar masyarakat penerima mendapat kepastian hukum," jelasnya.

Menanggapi hal itu, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menilai lahan eks-HGU menyimpan potensi besar bagi pembangunan daerah. Menurutnya, meski dulunya kurang diminati karena dianggap tidak bernilai, kini lahan tersebut justru semakin dicari seiring keterbatasan ruang kelola tanah.

"Banyak masyarakat yang sudah lama tinggal di lahan eks-HGU. Pemerintah daerah ingin mereka tetap merasa aman dan memiliki kepastian. Karena itu, kami berharap kerja sama dengan Bank Tanah bisa menghadirkan solusi yang adil," kata Anwar.

Baca Juga: Bank Tanah Siapkan Alokasi Lahan untuk Pengembangan Wilayah di Sekitar IKN

Dalam pertemuan dengan Badan Bank Tanah dan perwakilan masyarakat Lembah Napu, Poso, beberapa waktu lalu, Anwar menegaskan pemerintah daerah berkomitmen memastikan kepentingan masyarakat dan pembangunan berjalan beriringan. "Kalau sesama negara, kita bisa duduk bersama. Dengan komunikasi yang baik, semua pihak bisa tenang, masyarakat tidak khawatir, dan pembangunan tetap berjalan," ujarnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPK Serahkan LHP ke...
BPK Serahkan LHP ke Badan Bank Tanah, Pendorong Perbaikan Internal
Bank Tanah Siapkan Alokasi...
Bank Tanah Siapkan Alokasi Lahan untuk Pengembangan Wilayah di Sekitar IKN
Gaji Pejabat Bank Tanah...
Gaji Pejabat Bank Tanah Tembus Rp135 Juta, Tunjangannya Gimana?
Suntik Modal Garuda...
Suntik Modal Garuda hingga Bank Tanah, Sri Mulyani Minta Tambahan PMN Rp15,5 Triliun
Demi Investasi, Bank...
Demi Investasi, Bank Tanah Bakal Ambil 7,3 Juta Ha Lahan Terlantar
Kementerian ATR/BPN...
Kementerian ATR/BPN Akan Tertibkan Lahan yang Terlantar
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
GREAT Institute: BPRA...
GREAT Institute: BPRA Percepat Distribusi Tanah Rakyat
Pemerintah Siapkan Bank...
Pemerintah Siapkan Bank Tanah untuk Masyarakat di Daerah Rawan Bencana
Rekomendasi
3 Kendaraan Kecelakaan...
3 Kendaraan Kecelakaan di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved