Langit Gelap Bukan karena Mendung, Makanya Pakai BBM Berkualitas

Sabtu, 12 September 2020 - 22:15 WIB
loading...
Langit Gelap Bukan karena...
Udara Jakarta, Bekasi, Tangerang Selatan, Depok dan sekitarnya, sebelum PSBB langit ngeri gelapnya bukan karena mendung tapi karena dampak polusi yang sudah parah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Sebelum adanya Pandemi Covid-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), DKI Jakarta masuk dalam 10 peringkat dengan kualitas udara terburuk di dunia. Penyebab buruknya kualitas udara di Ibu kota disumbang oleh emisi gas buang kendaraan bermotor.

(Baca Juga: Terungkap! Hanya Tersisa 7 Negara yang Mengonsumsi BBM Premium )

Melihat kondisi ini, PT Pertamina (Persero) mengajak masyarakat menggunakan bahan bakar kendaraan bermotor (BBM) berkualitas, seperti Pertamax Series dan Dex Series. Dengan penggunaan BBM berkualitas ini, emisi gas buang kendaraan lebih sedikit dan polusi udara dapat berkurang.

“Masyarakat yang menggunakan BBM berkualitas tak hanya dapat menjaga mesin kendaraan, namun turut serta menjaga kualitas udara supaya lebih bersih,” ujar Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR III, Eko Kristiawan ngobrol virtual dengan media.

Berdasarkan kajian dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, saat PSBB tahap 1 Konsentrasi Maksimum Particulate Matters (PM)2,5 menurun sekitar 0,02-35,07 persen di 5 Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU). Selama PSBB, semua SPKU juga telah memenuhi Baku Mutu Harian (
"Udara Jakarta, Bekasi, Tangerang Selatan, Depok dan sekitarnya, sebelum PSBB langit ngeri gelapnya bukan karena mendung tapi karena dampak polusi yang sudah parah, kualitas udara semakin tidak sehat. Ini merupakan dampak dari penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai sehingga gas buangnya pun mencemari udara di lingkungan kita," kata Pertamina Sales Area Manager Retail Banten, Probo Prasiddhahayu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
Pertamina dan ERIA Perkuat...
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
3 Opsi Sumber Pendapatan...
3 Opsi Sumber Pendapatan Daerah Potensial Selain Pajak Kendaraan Listrik
Sokoguru Policy Forum:...
Sokoguru Policy Forum: Bedah Strategi Penguatan Ketahanan dan Transisi Energi Nasional
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Rayakan HUT ke-61, PGN...
Rayakan HUT ke-61, PGN Gelar Sunatan Massal di Seluruh Wilayah Operasional
Forum Bisnis New York,...
Forum Bisnis New York, RI Dorong Investasi Karbon Hutan Berintegritas Tinggi
Kasus Korupsi LNG, Hari...
Kasus Korupsi LNG, Hari Karyuliarto Sebut Vonis 4,5 Tahun Tidak Adil
Rekomendasi
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Betrand Peto Nangis...
Betrand Peto Nangis Lihat Video Viral Sarwendah: Kok Bunda Setega Itu
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
Berita Terkini
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved