Diskon Tiket Kereta hingga Tarif Tol Nataru Diumumkan Oktober, Segini Besarannya
Selasa, 30 September 2025 - 20:09 WIB
loading...
Pemerintah akan mengumumkan skema diskon tarif untuk berbagai moda transportasi pada Oktober 2025 dalam rangka menyambut hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah akan mengumumkan skema diskon tarif untuk berbagai moda transportasi pada Oktober 2025 dalam rangka menyambut hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kebijakan stimulus tersebut dirancang untuk mendorong konsumsi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa pemerintah sedang melakukan koordinasi intensif antar kementerian dan lembaga untuk menyusun regulasi terkait pemberian Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dan subsidi harga.
"Kita sudah punya paket termasuk di Nataru, yang mencakup diskon tiket pesawat melalui PPN DTP, diskon jalan tol, diskon kapal, dan kereta api," kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (30/9/2025) malam.
Baca Juga: Program Magang Digaji Rp3,3 Juta Bakal Meluncur Oktober, Ini Tanggalnya
Sesuai rencana, diskon untuk tiket pesawat udara akan diberikan dalam bentuk pembebasan PPN. Sementara untuk tiket kereta api, tarif jalan tol, dan tarif kapal laut, stimulus akan diberikan melalui potongan harga yang ditanggung langsung oleh pemerintah.
Airlangga menegaskan bahwa langkah ini strategis untuk mendongkrak daya beli masyarakat. "Jadi kita dorong juga konsumsi masyarakat. Harapannya, angka kumulatif pertumbuhan ekonomi di tahun 2025 juga bisa tumbuh lebih positif," tambahnya.
Baca Juga: Sektor Riil Megap-megap, Banjir Likuiditas Tak Cukup Dongkrak Ekonomi
Terpisah, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengonfirmasi pemberian diskon Nataru akan menggunakan skema yang kurang lebih sama dengan penerapan pada periode liburan sebelumnya. Dia merinci besaran potongan harga yang akan diberikan. Untuk tiket pesawat terbang dan kapal penyeberangan, diskon yang disiapkan sebesar 13 persen. Sementara, diskon tiket kereta api akan lebih besar, yakni mencapai 30 persen. Adapun untuk kapal laut di wilayah Indonesia Timur, akan diberikan tiket gratis.
"Stimulus Nataru itu kurang lebih kita akan memperlakukan kebijakannya sama seperti lebaran. Harapan kami akan bisa segera diumumkan supaya masyarakat bisa lebih awal mengetahui rencana stimulus ini," pungkas Dudy.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa pemerintah sedang melakukan koordinasi intensif antar kementerian dan lembaga untuk menyusun regulasi terkait pemberian Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dan subsidi harga.
"Kita sudah punya paket termasuk di Nataru, yang mencakup diskon tiket pesawat melalui PPN DTP, diskon jalan tol, diskon kapal, dan kereta api," kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (30/9/2025) malam.
Baca Juga: Program Magang Digaji Rp3,3 Juta Bakal Meluncur Oktober, Ini Tanggalnya
Sesuai rencana, diskon untuk tiket pesawat udara akan diberikan dalam bentuk pembebasan PPN. Sementara untuk tiket kereta api, tarif jalan tol, dan tarif kapal laut, stimulus akan diberikan melalui potongan harga yang ditanggung langsung oleh pemerintah.
Airlangga menegaskan bahwa langkah ini strategis untuk mendongkrak daya beli masyarakat. "Jadi kita dorong juga konsumsi masyarakat. Harapannya, angka kumulatif pertumbuhan ekonomi di tahun 2025 juga bisa tumbuh lebih positif," tambahnya.
Baca Juga: Sektor Riil Megap-megap, Banjir Likuiditas Tak Cukup Dongkrak Ekonomi
Terpisah, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengonfirmasi pemberian diskon Nataru akan menggunakan skema yang kurang lebih sama dengan penerapan pada periode liburan sebelumnya. Dia merinci besaran potongan harga yang akan diberikan. Untuk tiket pesawat terbang dan kapal penyeberangan, diskon yang disiapkan sebesar 13 persen. Sementara, diskon tiket kereta api akan lebih besar, yakni mencapai 30 persen. Adapun untuk kapal laut di wilayah Indonesia Timur, akan diberikan tiket gratis.
"Stimulus Nataru itu kurang lebih kita akan memperlakukan kebijakannya sama seperti lebaran. Harapan kami akan bisa segera diumumkan supaya masyarakat bisa lebih awal mengetahui rencana stimulus ini," pungkas Dudy.
(nng)
Lihat Juga :